Monthly Archives: November 2016

Si Pitung Muda Yohanes Chandra

yohanes-eka-chandra-si-pitung-muda

yohanes-eka-chandra-si-pitung-muda

Daerah Khusus Ibukota Jakarta atau Kota Jakarta, dulu lebih dikenal dengan nama Jayakarta, atau Batavia. Bahkan namanya yang sangat lama adalah Sunda Kelapa. Penduduk asli kota Jakarta dikenal dengan nama Betawi. Bahkan nama Betawi pun juga menjadi sebutan untuk kota Jakarta. Sejak dulu, kota Jakarta memang sudah menjadi kota yang ramai dan kosmopolit. Sebab banyak perantau-perantau, bahkan yang berasal dari negara asing yang datang ke kota ini.

Kota Jakarta atau Betawi pun tak lepas dari pengaruh-pengaruh budaya masyarakat yang sangat majemuk. Sebut saja budaya Jawa, Batak, Sunda, Bali, Papua, dan banyak lagi yang lainnya. Untuk budaya asing sebut saja Arab Saudi, Portugis, Belanda, Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat.

Pada zaman penjajahan yang dilakukan oleh Belanda, ada satu pemuda Betawi yang sangat mahsyur namanya. Pemuda itu sering disebut sebagai Si Pitung. Ia adalah jagoan silat Betawi yang selalu melakukan perlawanan terhadap penjajahan Belanda. Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya sangat menyukai Si Pitung. Makanya ia kemudian membuka sebuah restoran khas Betawi di sebuah wilayah Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Menurut Yohanes Chandra Eka, kuliner khas Betawi cukup banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Tiongkok. Hal ini bisa dilihat karena kuliner Betawi banyak yang menggunakan bahan dasar tahu, dan ikan, kemudian diberika bumbu cuko atau tauco.

yohanes-eka-chandra-si-pitung-muda

Selain kebudayaan Tiongkok, kuliner Betawi juga dipengaruhi oleh kebudayaan Arab dan Eropa. Oleh sebab itu pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya membuka restoran khas Betawi di tanah Saba supaya suasana khas bandar internasional bisa dinikmati di Wonosobo.

Salah satu makanan khas Betawi yang sangat terkenal adalah nasi uduk. Bagi Yohanes Chandra Eka, nasi uduk adalah makanan yang paling mudah dan banyak ditemui. Ciri khas dari nasi uduk adalah nasinya ditanak menggunakan santan. Beda lagi dengan nasi ulam. Kalau nasi ulam, ditanak menggunakan air biasa. Tetapi selalu ada serundeng kelapa yang menyertainya. Bukti keragaman pengaruh budaya yang mempengaruhi kuliner Betawi bisa dilihat sangat jelas melalui nasi ulam ini.

Yohanes Chandra dan Segelas Teh Jos

Yohanes Chandra dan Segelas Teh Jos

Dimulai dari coba-coba dan iseng membuat Yohanes Chandra Eka menciptakan racikan minuman yang terbuat dari teh dan susu fermentasi. Lelaki kelahiran Malang ini dinilai telah berhasil menciptakan sebuah produk minuman bercita rasa tinggi bernama Teh Jos. Memiliki cita rasa yang sesuai selera nusantara membuat produk ini laris dan digemari para pecinta teh di Indonesia.Kini, Teh Jos telah memiliki sekitar 15 outlet sendiri dan 18 outlet yang dikelola oleh mitra bisnisnya.

Yohanes Chandra Ekajaya pun mengaku bahwa ia menggunakan strategi waralaba agar dapat mengembangkan sektor bisnisnya serta diharapkan dapat mendongkrak kesempatan masyarakat Indonesia untuk berbisnis. Dijual dengan harga yang variatif yaitu mulai dari Rp 4000 hingga Rp 6000 per kemasan 250 ml ini membuka peluang kemitraan dengan modal awal sebesar Rp 5 juta. Dengan jumlah uang tersebut, mitranya akan mendapatkan sebuah gerobak berdesain Teh Jos, alat masak, dan 200 cukp (gelas kemasan).

Sebelum menekuni bisnis kuliner tersebut, Yohanes Chandra Ekajayamemang terlebih dulu dikenal sebagai pebisnis sukses lewat brandnya Pisang Edan dan Keripik Mercon. Saat ini, produk tersebut telah tersebar ke seluruh Indonesia dengan omset bulanan sekitar Rp 50juta hingga Rp 80 juta. Meski ia tergolong sebagai keluarga yang berada, ia bukanlah tipikal yang memanfaatkan harta orang tua. Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang yang mandiri dan pekerja keras, dua sikap itulah yang membuat lelaki dari Malang tersebut meraih kesuksesan dalam berbisnis.

Yohanes Eka Chandra Dan Silvi Sue

Penyair muda berbakat Yohanes Eka Chandra dan Silvi Sue baru-baru ini tengah meluncurkan sebuah antologi puisi berjudul “Syair Cinta untuk Sahabat”. Dua penyair muda tersebut melakukan sebuah kolaborasi karena keduanya memiliki tipikal puisi yang berbeda. Yohanes Eka Chandra yang lebih pada puisi-puisi balada, sementara Silvi Sue lebih pada gaya puisi kritik.

yohanes-chandra-ekajaya-oke-puisi-dan-silvi-sue

Keduanya lahir dari latar belakang yang berbeda, dimana Yohanes Eka Chandra lahir dari seorang penyair yang baru-baru ini banyak mendedikasikan beberapa workshop untuk para pelajar di seluruh Indonesia dan lebih banyak melakukan perjalan ke daerah-daerah di Indonesia. Sementara itu, Silvi Sue, merupakan salah satu sosok penyair perempuan yang banyak mendedikasikan proses kreatifnya dengan aktif di beberapa gerakan buruh, komunitas progresif, dan baru-baru ini ia dan teman-temannya tengah menyiapkan sebuah bisnis kafetaria.

Meski lahir dari latar belakang yang berbeda, Yohanes Eka Chandra dan Silvi Sue tentu tidak meninggalkan gaya berpuisinya dalam antologi puisi kali ini. Dalam antologi puisi kali ini yang berjudul Syair Cinta untuk Sahabat, Yohanes Eka Chandra dan Silvia Sue banyak menyoroti kehidupan personalnya. Bagi Yohanes Eka Chandra, tentu pembaca sudah mengenalnya melalui puisi-puisi cintanya yang indah, dan tentu saja baginya ia tidak merasa kesulitan. Namun, bagi Silvi Sue, yang berlatar belakang kerap menulis puisi kritik, akan membawa sebuah perspektif dan nuansa lagi bagi para penggemar puisi-puisinya.

yohanes-eka-chandra-dan-silvi-sue

Bagi para pembaca sastra, tentu kehadiran antologi puisi karya Yohanes Eka Chandra dan Silvia Sue akan memberikan nuansa dan angin segar dalam perpuisian Indonesia agar semakin kaya. Silvia Sue mungkin cenderung lebih produktif dari Yohanes Eka Chandra, dimana ia telah menerbitkan beberapa karya yang diantaranya adalah sebagai berikut: “Hikayat Seorang Buruh”, “Tembakau”, “Di Antara Gempuran Asap Pabrik”, “Marsinah”, “Rembulan di Cerlang Matamu”, “Sungai dan Jajaran Lampu Kota”, dan yang terbaru “Persinggahan Waktu”.

Sementara itu, kumpulan puisi Syair Cinta untuk Sahabat karya dua penyair muda berbakat tersebut yaitu Yohanes Eka Chandra dan Silvi Sue akan mengisahkan tentang hasil pengamatan dan penghayatan kedua penyair tersebut dalam menjalin sebuah persahabatan.

Persahabatan dalam kumpulan puisi bersama ini dilatarbelakangi karena setiap sahabat tentu memiliki cerita tersendiri. Kesedihan dan kegembiraan merupakan contoh riil sebuah hubungan persahabatan. Dalam puisinya yang berjudul “Surat untuk Gadis NewKaledonia” karya Yohanes Eka Chandra pun mengisahkan tentang hubungan baiknya dengan seorang gadis New Kaledonia yang rindu akan kampung halaman.

Dalam puisi tersebut, Yohanes Eka Chandra menceritakan bahwa New Kaledonia merupakan daerah yang dijadikan sebagai tujuan persebaran orang pribumi Indonesia pada masa penjajahan. Melalui sosok gadis tersebut, Yohanes Eka Chandra menciptakan sebuah puisi yang menceritakan tentang perasaan si gadis terhadap nenek moyangnya yang ada di Jawa. Sementara itu, Silvie Sue menulis sebuah puisi berjudul “Yubikiri” merupakan sebuah idiom berbahasa Jepang yang diartikan sebagai sebuah janji persahabatan seorang teman. Silvie Sue mencoba memberikan kisah persahabatannya dengan teman masa kecilnya yang diikat melalui sebuah janji untuk tetap menjadi seorang sahabat sampai kapanpun.

Melalui kumpulan Puisi Syair Cinta untuk Sahabat, Yohanes Eka Chandra dan Silvie Sue menceritakan kisah-kisah bahagia dan duka gelisah persahabatannya dengan sangat rinci dan detil. Mereka yang notabene memiliki cerita dan gaya puisi yang berbeda tentu menjadi tawaran dalam antologi Puisi Syair Cinta untuk Sahabat ini, dimana para pembaca patut untuk menyimak kisah menarik dari puisi-puisi yang termaktub dalam kumpulan puisi ini.

 

Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit: Supranatural adalah Teknologi Canggih

Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit: Supranatural adalah Teknologi Canggih

Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit: Supranatural adalah Teknologi CanggihYohanes Ekajaya Chandra adalah murid generasi pertama dari Ki Sambarlangit. Maka kemampuannya untuk mengulas dan memberikan rahasia berupa tips dan trik cara cepat belajar mistik sangat bisa dipercaya.

 

Belajar mistik menurut Yohanes Ekajaya Chandra adalah soal ketekunan dan keuletan. Maka semua orang sebenarnya bisa mempelajarinya secara cepat dan efektif. Bila ingin mempelajari, maka orang itu harus ikhlas dan tulus. Sehingga mudah menyerap ilmu yang diberikan.

 

Ada beberapa cara yang diberikan oleh Yohanes Ekajaya Chandra kepada para khalayak, diantaranya adalah:

 

  1. Puasa

Bagi Yohanes Ekajaya Chandra, metode puasa merupakan metode yang sangat efektif untuk mempelajari segala hal tentang mistik. Sebab dengan melaksanakan puasa, maka racun-racun di dalam tubuh akan hilang dan tubuh menjadi netral, sehingga mampu untuk menerima segala macam ilmu dan ajaran.

 

  1. Meditasi

Meditasi juga menjadi metode yang sangat disarankan oleh Yohanes Ekajaya Chandra. Sebab meditasi merupakan semacam booster bagi tubuh manusia untuk mencapai tahap yang lebih tinggi.

 

  1. Bertapa

Ini adalah kunci keberhasilan dari pembelajaran mistik. Banyak orang yang menyalahartikan bertapa sama dengan meditasi. Mungkin secara sekilas sama, tetapi pada substansi dan strateginya berbeda. Bertapa harus pergi dari rumah. Yohanes Ekajaya Chandra menjelaskan bahwa bertapa haruslah di tempat-tempat yang keramat, suci, atau sakral. Karena para penguasa jagad berada di tempat-tempat tersebut.

 

Sebagai murid generasi pertama Ki Sambarlangit, Yohanes Ekajaya Chandra patut ditiru generasi muda bangsa Indonesia. Sebab tidak banyak anak muda yang mau dan rela mempelajari ilmu mistik di masa posmodern sekarang ini.

 

Yohanes Ekajaya Chandra telah meruntuhkan persepsi masyarakat yang mengatakan bahwa ilmu mistik tidak cocok dan relevan dengan anak muda. Ternyata Yohanes Ekajaya Chandra telah membuktikan bahwa ilmu mistik dan anak muda Indonesia adalah satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

 

Menurut Yohanes Ekajaya Chandra arti mistik yang sebenarnya adalah membuat indah sesuatu yang sudah indah dengan menjadikannya lebih indah. Itulah prinsip dasar dari sastrajendra hayuningrat pwangruwating diyu.

Rahasia Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit Belajar Ilmu Kebatinan Tanpa Guru

Rahasia Belajar Ilmu Kebatinan Tanpa Guru Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit

Rahasia Belajar Ilmu Kebatinan Tanpa Guru Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit

Dalam tradisi Jawa, ilmu sering dikelompokkan menjadi dua, yaitu ilmu kanuragan dan ilmu kasepuhan. Ilmu kanuragan merupakan ilmu yang lebih condong ke raga. Olah raga merupakan salah satu cara yang paling gampang untuk melatih kanuragan. Berbeda dengan ilmu kasepuhan, menurut Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit, ilmu kasepuhan lebih kepada cipta, rasa, dan karsa. Dalam artian yang lebih luas cenderung kepada jiwa. Awam sering menyebutnya sebagai ilmu kebatinan.

Untuk mempelajari ilmu kebatinan, tentu tidak sama caranya dengan ilmu kanuragan. Meskipun berbeda, tetapi bukan berarti ilmu kasepuhan memiliki level yang lebih tinggi dengan daripada kanuragan. Dua-duanya penting. Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit mengatakan,” ilmu kebatinan dan kanuragan itu ibarat hardware dan software, dua-duanya saling melengkapi.”

Rahasia Belajar Ilmu Kebatinan Tanpa Guru Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit

Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit memberikan rahasia cara belajar ilmu kebatinan tanpa guru. Sebab, dulu beliau juga belajar ilmu kebatinan tanpa guru. Seperti ilmu kanuragan, ilmu kebatinan pun juga harus melakukan olah rasa, cipta, dan karsa. Intinya adalah olah jiwa. Setelah cipta, rasa, karsa, dan jiwa telah terolah dengan baik, baru kemudian dihibungkan frekuensinya dengan gelombang alam semesta melalui antena pemancar dan penerima yang disebut otak. Khususnya di bagian ubun-ubun. Bila otak sudah terkoneksi dengan alam semesta, raga dan jiwa kita sudah kita latih dan olah hingga titik optimal, maka kita tinggal mengunduh ilmu apa pun, termasuk ilmu kebatinan ke dalam diri kita. Jadi ilmu kebatinan itu disediakan oleh alam semesta. Oleh sebab itu, kita bisa belajar ilmu kebatinan tanpa guru, dan caranya pun sangat mudah, karena alam telah menyediakan segalanya.

Rahasia Supaya Nyanyi Tidak Fals

rahasia supaya tidak fals yohanes ekajaya chandra

rahasia supaya tidak fals yohanes ekajaya chandra

Pada dasarnya setiap orang bisa bernyanyi. Bila tidak ada alat musik yang mengiringinya, sebenarnya tidak ada yang fals. Hanya saja sense keindahan akan menjadi kurang, dah bahkan terasa hambar. Yohanes Ekajaya Chandra mengatakan bahwa hampir setiap manusia sudah memiliki modal yang utama, yaitu memiliki alat musik. Dalam konteks ini alat musik yang dimaksud adalah pita suara.

Ibarat alat musik, pita suara pun prinsipnya sama dengan alat musik. Bila tidak sesuai dengan nada, maka tinggal di-stem atau disetel. Yohanes Ekajaya Chandra pun juga mengatakan demikian. Maka bila ingin menyanyi tapi tidak fals, yang diperlukan adalah menyetel pita suara.

Ada berbagai cara untuk menyetel pita suara. Inilah rahasia Yohanes Ekajaya Chandra supaya tidak fals ketika bernyanyi.

  1. Rajin Minum Jamu

Yohanes Ekajaya Chandra mengatakan bahwa akar-akaran dari apotik hidup sangat bermanfaat untuk menjaga kestabilan suhu pita suara di dalam tubuh. Dengan menjaga kestabilan suhu, maka pita suara menjadi elastis dan fleksibel untuk menyetelnya.

  1. Rajin Berlatih

Yohanes Ekajaya Chandra mengingatkan bahwa pita suara adalah alat musik. Maka seperti layaknya alat musik, pita suara pun harus sering dilatih. Kalau biola maka ia harus sering digesek. Kalau gitar maka harus sering dipetik. Oleh sebab itu kalau pita suara maka ia harus sering bersuara.

  1. Rajin Berdoa

Yohanes Ekajaya Chandra mengingatkan supaya rajin-rajin berdoa, karena pita suara adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Kalau gitar dan biola rusak masih bisa dibetulin, tetapi kalau pita suara itu tergantung kepada Tuhan, karena onderdilnya susah.

  1. Buang Rasa Malu

Membuang rasa malu untuk sementara itu perlu. Dalam konteks ini, rasa malu perlu dibuang apabila akan dan sedang bernyanyi. Meskipun pada awalnya fals. Yohanes Ekajaya Chandra menjelaskan bahwa membuang rasa malu memiliki efek yang sangat besar bagi perkembangan pita suara.

  1. Kalau Gagal Jangan Menyerah

Yohanes Ekajaya Chandra mengatakan bahwa kegagalan adalah kunci keberhasilan. Jika dengan gagal sekali saja langsung nge-drop dan minder, maka memang lebih baik tidak usah belajar bernyanyi.

Forum Supranatural Kaskus, Forum yang Berjasa bagi Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit.

Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit duduk di beranda rumahnya sambil memainkan laptop yang berlogo apel. Beliau sedang asyik mengamati dan membaca banyak tulisan dan komentar di forum supranatural kaskus. Beliau kadang tersenyum, kadang mengerenyutkan dahi, bahkan kadang bisa sampai tertawa terbahak-bahak. Beliau memang aktif mengikuti forum supranatural kaskus sejak tahun 2008. Beliau merupakan salah satu peserta forum yang setia. Hingga saat ini beliau masih aktif membaca dan mengikuti komentar-komentar di forum tersebut.

forum-supranatural-kaskus-forum-yang-berjasa-bagi-ki-yohanes-eka-chandra-sambarlangit yohanes-eka-chandra

Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit adalah seorang spiritualis, pakar supranatural, dan ahli metafisika. Selain aktif sebagai netizen di forum supranatural kaskus, beliau dan kawan-kawan forum tersebut sering mengadakan napak tilas atau kunjungan ke tempat-tempat wingit atau suci.

Kali ini kawan-kawan forum supranatural kaskus dan Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit akan mengunjungi makam atau petilasan dari Ki Juru Kiting. Berdasarkan cerita babad dan sejarah, Ki Juru Kiting merupakan putra dari Ki Juru Martani. Ki Juru Martani sendiri merupakan penasehat dari Danang Sutawijaya alias Panembahan Senopati.

Makam atau petilasan Ki Juru Kiting berada di wilayah Yogyakarta. Tepatnya di daerah kota Yogyakarta bagian selatan. Menurut Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit dan rekan-rekan dari forum supranatural kaskus, selain putra dari Ki Juru Martani, Ki Juru Kiting adalah seorang panglima perang yang mempunyai gelar senopati. Beliau adalah senopati yang menyerang dan merebut wilayah Surabaya dan sekitarnya. Saat itu kerajaan Mataram dan Demak sedang berselisih dan saling berebut pengaruh kekuasaan di pulau Jawa. Salah satu yang menjadi sasaran dan tujuannya adalah wilayah timur pulau Jawa, yaitu Surabaya dan Madura.

Untuk merebut dan menancapkan pengaruh kerajaan Mataram di wilayah Jawa bagian timur, maka diutuslah Ki Juru Kiting sebagai panglima perang yang memimpin pasukan menyerbu Surabaya. Ki Juru Kiting diutus karena beliau merupakan seorang panglima perang yang sangat cakap dan cerdik. Beliau sangat menguasai segala jenis siasat dan strategi, sehingga beliau dipilih oleh Panembahan Senopati. “Ya itulah salah satu manfaat mengikuti forum supranatural kaskus, kita jadi memiliki banyak teman dari beragam latar pendidikan. Selain itu kita juga mendapatkan pengetahuan dari teman-teman tersebut, ya ini contohnya, kita jadi mengerti Ki Juru Kiting itu siapa, peranannya apa, dan sebagainya,” ucap Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit.

Rombongan rekan-rekan forum supranatural kaskus dan Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit sudah sampai di Desa Gambiran. Mereka menuju ke arah timur, dan berhenti tepat di Makam Besar Gambiran. Ki Yohanes memang merasakan energi yang sangat besar dan dahsyat di kompleks pemakaman tersebut. Tanpa perlu bertanya kepada orang-orang, dengan mengikuti arah sumber energi tersebut pasti akan menuntun mereka ke arah makam atau petilasan Ki Juru Kiting.

Ternyata benar, setelah dicari sumber energinya memang mengarah ke makam Ki Juru Kiting. Makam itu terbilang unik dan berbeda dengan makam lainnya. Ada tiga makam lain yang sejajar dengan makam Ki Juru Kiting, mungkin mereka juga rekan dari Ki Juru. Kemudian Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit dan komunitas forum supranatural kaskus duduk bersila, lalu membakar dupa dan kemenyan. Setelah siap, dan harum dupa dan kemenyan telah mengitari rombongan, kemudian Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit mulai memimpin sembah dan doa untuk Ki Juru Kiting. “Ini tanda bahwa kita sebagai anak cucu masih ingat dan menghargai jasa-jasa para leluhur,” pungkas Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit.

 

Beberapa Tips Bisnis Online Menurut Yohanes EkaJaya Chandra

Yohanes EkaJaya Chandra Berbisnis Online

Yohanes EkaJaya Chandra Berbisnis Online

Yohanes EkaJaya Chandra, seorang entrepreneur sekaligus motivator bisnis berbagi tips dan trik kepada para pembaca terkait langkah-langkah apa saja yang harus kalian lakukan sebelum memulai bisnis online. Tentu, bagi kalian yang mungkin ingin memulai bisnis online setidaknya harus baca langkah-langkah sebagai berikut:

 

Tentukan Fokus

Bagi Yohanes EkaJaya Chandra, seseorang yang ingin memulai bisnis memiliki dilema untuk memilih komoditi yang paling tepat. Efek seorang pebisnis yang terlalu rajin melakukan riset pasar, justru akan membuat bingung para pebisnis karena mereka disediakan dengan aneka macam barang yang layak jual dan akhirnya menimbulkan banyak pilihan. Nah, tentukan fokus kalian. Liat potensi pasar dan kembalikan lagi motivasi bisnis kalian.

 

Memilih Produk

Yohanes EkaJaya Chandra berbagi tips kepada kalian untuk memilih produk, dimana para pebisnis online harus benar-benar memilih produk yang benar-benar dikuasai. Contohnya, jika kalian punya minat besar dengan sepatu, dan berencana ingin menjalani bisnis sepatu, maka Anda harus mengetahui spesifikasi produk secara mendalam.

 

Membuat Lapak

Tips Yohanes EkaJaya Chandra berikutnya adalah membuat lapak online untuk mempresentasikan produk-produk kita. Untuk resource nya sih bisa menggunakan website gratis, situs-situs e-commerce¸media sosial, atau membuat website sendiri.

Tips Bisnis Online Yohanes Chandra Ekajaya

Pemasaran

Tips Yohanes EkaJaya Chandra selanjutnya adalah lakukan tahap pemasaran. Nah, melihat teknologi yang makin canggih, kalian bisa pakai jasa optimasi SEO, atau dengan memasang iklan di jejaring sosial. Pemasaran merupakan tahapan yang sangat penting karena seorang pebisnis harus pandai menampilkan maupun mempresentasikan produk dengan baik. Tujuannya adalah memberikan kepercayaan bagi para konsumen.

 

Bangun Aset

Nah, berikut langkah terakhir dari Yohanes EkaJaya Chandra. Ya, langkah yang paling penting adalah membangun aset. Membangun aset merupakan hal penting, karena setiap pebisnis janganlah pernah berdiri dengan satu kaki. Nah, jika bisnis Anda sudah mencukupi, segeralah melebarkan sayap atau mengembangkan bisnis Anda secara perlahan-lahan. Buatlah, produk-produk lain yang lebih menarik dan sekiranya laku di pasaran.

 

Demikianlah beberapa tips bagi para pebisnis online dari sang motivator sekaligus pebisnis muda Yohanes EkaJaya Chandra. Teruslah mencoba, dan janganlah mudah menyerah karena segala sesuatu pasti memiliki kesulitan. Tetaplah ikuti artikel tips bisnis selanjutnya dari Yohanes EkaJaya Chandra.

Beberapa Tips yang Harus Anda Ketahu Sebelum Memilih Bisnis Waralaba

Saat ini bisnis dengan sistem waralaba atau franchise tengah tumbuh dengan cepat di Indonesia. Beraneka ragam produk seperti fashion hingga kuliner kerap dijadikan sebagai target untuk membuat sistem waralaba tersebut. Kali ini, seorang motivator sekaligus pebisnis sukses yang juga aktif dalam bisnis waralaba Yohanes Chandra Eka Jaya akan berbagi tips yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam sistem bisnis tersebut.

beberapa-tips-yang-harus-anda-ketahu-sebelum-memilih-bisnis-waralaba waralaba-yohanes-chandra

  1. Tentukan Passion

Dalam melakoni bisnis, Anda wajib mengetahui bidang yang dikuasai serta memiliki minat yang tinggi terhadap bidang usaha tersebut. Pemahaman serta pemilihan passion yang tepat akan membawa Anda pada sebuah kesuksesan.

  1. Persiapkan Modal

Mempersiapkan modal merupakan sebuah langkah realistis yang memang harus dipikirkan secara matang. Namun, kesuksesan dalam melakukan bisnis dengan sistem franchise juga tidak ditentukan oleh besar kecilnya modal, namun lebih pada inovasi produk yang terus berkembang. Nah, Yohanes Chandra Eka Jaya menganjurkan kepada Anda bahwa dalam memilih bisnis franchise Anda harus memikirkan secara mendalam.

  1. Kenali Sistem Franchise

Yohanes Chandra Eka Jaya menganjurkan kepada Anda bahwa sebelum memilih brand pelajari dulu sistem waralaba yang dianut dalam brand tersebut. Pada hakikatnya semakin ketat dan baik sistem dalam franchise tersebut maka semakin layaklah untuk Anda pilih. Intinya, telitilah sistem waralabaga tersebut sebelum Anda memutuskan untuk memilih jenis franchise yang nantinya akan Anda jalankan.

  1. Carilah Lokasi dan Usaha yang Strategis

Pada poin ini, Yohanes Chandra Eka Jaya menganjurkan kepada Anda bahwa dalam menjalani bisnis tersebut Anda harus mencari lokasi dan usaha yang strategis. Dengan lokasi bisnis yang tepat maka Anda akan juga akan mendapatkan target konsumen yang tepat pula.

  1. Fokus dan Semangat

Dalam sebuah usaha, fokus dan semangat merupakan modal awal yang harus Anda miliki sebelum menjalani sebuah bisnis. Ketika Anda fokus, maka target serta sasaran akan tepat sasaran, dan dengan rasa semangat yang tinggi Anda akan tidak mudah berputus asa ketika tersandung oleh sebuah masalah.

 

Ya, itulah tips singkat yang harus Anda pelajari saat ingin memulai sebuah bisnis waralaba menurut Yohanes Chandra Eka Jaya. Jadi bagi Anda ynag ingin memulai bisnis waralaba dianjurkan untuk mempertimbangkan atau mempelajari sistem yang dibangung dalam sebuah bisnis waralaba tersebut.

 

Memaknai Arti Pasangan Suami Istri dalam Kehidupan Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit

yohanes chandra ekajaya memahami hubungan suami istri

yohanes chandra ekajaya memahami arti pasangan

Suami, bila diibaratkan sebagai matahari, maka istri adalah sinarnya. Bila diibaratkan sebagai api, maka istri adalah panasnya. Begitulah pandangan Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit menanggapi pertanyaan salah satu muridnya mengenai pasangan suami istri. Melalui dua kalimat tersebut, pertanyaan si murid sebenarnya sudah terjawab secara tuntas dan komplit. Hanya saja, karena tingkat pemahaman yang berbeda, si murid masih sedikit kebingungan.

Oleh sebab itu Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit memberikan lagi perumpamaan-perumpaan untuk memudahkan pemahaman muridnya tentang pasangan suami istri. Beliau memberikan contoh seekor burung. Bila burung itu adalah suami, maka istri bukanlah pasangan dari burung itu. Istri bukanlah burung betina. Jika suami adalah burung, maka istri adalah sesuatu yang tidak bisa dilepaskan dari burung tersebut, yaitu terbang. “Mengapa burung ingin terbang? Karena ia mengetahui bahwa dirinya adalah burung. Begitu juga suami dan istri. Keduanya telah memahami ketetapan kehidupan.”

Kemudian Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit melanjutkan, ”suami itu seperti angin. Angin pasti bergerak, kalau ia diam, ia bukanlah angin, tetapi udara. Karena itu angin pasti bergerak. Ia memiliki hembusan, nah hembusan itulah sang istri. Pasangan suami istri itu bagaikan hujan dan airnya. Kedua entitas tersebut tidak bisa dipisahkan. Karena hujan tidak akan menjadi hujan tanpa air.”

yohanes chandra ekajaya memahami hubungan suami istri

Si murid masih sedikit bingung, maka Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit menambahkan keterangannya. “Kamu pernah ke laut” tanya beliau.

“Pernah Ki.”

“Nah, apa hubungan laut dengan gelombang?”

“Ya kalau tidak bergelombang itu bukan laut Ki. Tapi ya mungkin air kolam.”

“Yak betul… Seperti itulah pasangan suami istri,” jelas Ki Yohanes Eka Chandra Sambarlangit