Monthly Archives: December 2016

Yohanes Chandra Ekajaya Menuai Sukses Lewat Warung Bakso

Yohanes Chandra Ekajaya Menuai Sukses Lewat Warung Bakso 2

Yohanes Chandra Ekajaya tak menyangka bahwa usaha makanan khas Indonesia yaitu bakso yang ia dirikan dari tahun 2000 berbuah manis. Maklum, warung bakso khas Malang yang diusung tersebut telah eksis dalam dunia kuliner khususnya bakso dan telah mendapatkan respon positif selama bertahun-tahun dari para konsumen. Memang kelezatan bakso miliknya mampu menyedot para pengunjung, dimana sajian menunya pun berbeda dari warung bakso kebanyakan. Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa inovasi dan ciri khas adalah kunci sukses. Kalimat tersebut memang telah dibuktikan oleh Yohanes Chandra Ekajaya khususnya dalam mebranding warung baksonya tersebut. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut berhasil menyajikan bakmi, bakos, ceker, dan berbagai minuma seperti cendol dan es teller kepada para pelanggan. Dengan harga yang relatif murah yaitu antara Rp 8 ribu hingga Rp 15 ribu, Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mendapatkan omzet hingga ratusan juta rupiah untuk setiap bulannya.

Yohanes Chandra Ekajaya Menuai Sukses Lewat Warung Bakso 3

Tak puas hanya menydiakan menu bakso denga variannya, Yohanes Chandra Ekajaya pun kemudian mencoba jenis resto lain. Hal tersebut akhirnya dilakukan olehnya dengan membuat sebuah resto bernama Prime yang tentu saja memindahkan bakso menuju tampilan yang lebih modern dan berkelas. Tak sampai delapan tahun berjalan, restonya yang menawarkan cita rasa khas ini pun menuai sukses yang luar biasa. Pasalnya, hampir setiap bulan Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan omzet hingga ratusan juta rupiah untuk satu gerai di antara lima gerai yang ia miliki.

Yohanes Chandra Ekajaya Menuai Sukses Lewat Warung Bakso

Untuk meningkatkan indicator kesuksesannya, Yohanes Chandra Ekajaya pun membuat sebuah sistem aplikasi yang menawarkan menu-menunya dengan menjali mitra bisnis bersama gojek dan uber.

Yohanes Chandra Ekajaya Menuai Sukses Lewat Warung Bakso 2

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya telah memiliki sekitar 100 cabang resto dengan berbagai jenis makanan yang tersebar di berbagai kota-kota besar dan daerah-deerah. Ia memang sengaja tidak membuka sistem waralaba karean ia khawatir produknya akan mengalami penurunan kualitas. Meski telah meraup sukses, Yohanes Chandra Ekajaya pun tak henti-hentinya berinovasi untuk mendapatkan segmen pasar yang terpecercaya dan mampu menjadi teman baik para pecinta kuliner, khususnya warung bakso.

 

Yohanes Chandra Ekajaya Masuki Peluang Bisnis Fotografer Makanan

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang pengusaha muda sukses yang juga merupakan seorang koki masak yang identic dengan bidang kuliner. Sebenarnya banyak profesi yang juga erat dengan kuliner. Salah satu dari bisnis tersebut adalah fotografer kuliner atau fotografer yang memiliki profesi untuk memotret beraneka macam makanan.

Yohanes Chandra Ekajaya Masuki Peluang Bisnis Fotografer Makanan

Dapat dikatakan bahwa saat ini adalah cerita dimana kebangkitan profesi yang ditelutinya tersebut menuai hasil positif. Maklum, bisnis kulinernya tersebut tengah berkembang secara signifikan di berbagai kota-kota besar dengan makin menjamurnya bermacam kedai, kafe, dan restoran yang memberikan tawaran dengan berbagai konsep dan punya keunikan tersendiri.

 

Peluang besar tersebut tentu saja tak disia-siakan oleh Yohanes Chandra Ekajaya, seorang pengusaha dan juru foto untuk makanan, dimana profesi tersebut dimulianya sejak dua tahun yang lalu. Awalnya, sebagai seorang fotografer Yohanes Chandra Ekajaya belum memiliki minat khusus dalam bidang tersebut. Dan kini, sejak tahun 2010, Yohanes Chandra Ekajaya mencoba mengeksplorasi di dunia fotografi dengan memotret berbagai objek, mulai dari lanskap, hingga ia menjadi fotografer produk.

Yohanes Chandra Ekajaya Masuki Peluang Bisnis Fotografer Makanan 3

Sebagai seorang fotografer yang khsusu dengan bidang makanan, Yohanes Chandra Ekajaya mendedikasikan dirinya untuk hafal betul bagaiamana cara mengambil sebuah gambar dari sudut yang tepat. Lelaki yang belum genap 30 tahun ini juga memiliki hobi mencari inspirasi mengenai foto-foto makanan dari berbagai food fotografer lainnya. Di dalam negeri, Yohanes Chandra Ekajaya sangat menyukai beranek foto yang ia searching di internet. Kini, ia kerap mendapatkan orderan untuk memotret sebuah produk dari suatu restoran, kedai makan, hingga penjual eceran yang membutuhkan tenaga Yohanes Chandra Ekajaya dalam membuat sebuah foto produk. Kali ini Yohanes Chandra Ekajaya, aktif dalam beraktivitas sebagai seorang fotografer di salah satu majalan selain itu ia juga kerap menciptakan sebuah produk yang menarik.

Yohanes Chandra Ekajaya Masuki Peluang Bisnis Fotografer Makanan 2

Dengan keahliannya tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya renacananya akan mngembangkan bisnisnya dengan cara menciptakan produk, layanan, dan strategi pemasaran yang ia ciptakan agar dapat bersaing di ajang kompetisi bisnis.

Yohanes Chandra Ekajaya, Mantan Guru yang Sukses sebagai Jutawan

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses sekaligus jutawan yang memiliki banyak perusahaan. Meski sekilas parasnya tak mencerminkan hal tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya memiliki kepribadian yang sederhana meskipun di baliknya memiliki banyak prestasi.

Yohanes Chandra Ekajaya, Mantan Guru yang Sukses sebagai Jutawan 2

Di balik kesederhanaannya tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai sosok yang doyan kerja keras. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur 29 tahun silam tersebut menceritakan bahwa ia memiliki kemauan keras untuk bekerja. Dengan keinginan dan kegigihannya tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya mampu membuktikan kesuksesannya yang cukup diperhitungkan.

Lulusan Keperawatan di salah satu Universitas Swasta di Semarang, Jawa Tengah ini dikenal sebagai seorang pengusaha toko bangunan. Namun, ia pun memiliki banyak perusahaan dan cabang perusahaan seperti lembaga pendidikan, minimarket, pabrik cat, toko material bangunan dan percetakan.

Yohanes Chandra Ekajaya yang yakin bahwa dirinya sejak kecil selalu dinaungi oleh keberuntunguna ini memulai bisnisnya di tahun 2000. Saat usianya masih muda, ia telah melakoni kegiatan bisnis berupa jasa pengecatan. Saat itu, Yohanes Chandra Ekajaya pernah mengerjakan proyek yang datang dari perhotelan, sekolah, universitas, bahkan lembaga-lembaga formal milik pemerintah

Yohanes Chandra Ekajaya, Mantan Guru yang Sukses sebagai Jutawan

Selepasnya sukses dalam bisnis tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya akhirnya menjajal bisnis lainnya. Yohanes Chandra Ekajaya pun cerdik mengembangkan sejumlah bisnisnya tersebut, hingga akhirnya sekitar 50 lebih perusahaannya merupakan miliki lelaki yang kerap mengenakan jas dan bersandal jepit tersebut

Dengan omzet ratusan juta rupiah tiap bulannya, Yohanes Chandra Ekajaya pun dikenal sebagai orang yang rendah hati dan tidak mudah berpuas diri. Pasalnya, Yohanes Chandra Ekajaya pun juga berhasil dikenal sebagi figur pemimpin di mata para karyawannya. Hal tersebut dikarenakan cara Yohanes Chandra Ekajaya dalam memperlakukan karyawannya sebagai seorang teman.

Ke depan, melihat kompetisi yang semakin tinggi, mantan guru sekolah dasar ini berencana akan mengembangkan bisnisnya dan menciptakan layanan serta strategi pasar agar dapat dikenal serta mampu memenuhi kebutuhan para konsumen baik di tanah air maupun mancanegara.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses dengan Bisnis Ayam Kampung

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang sosok pengusaha sukses yang terbilang masih muda dan cukup dikenal oleh dunia bisnis Indonesia. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut dikenal pula memiliki pribadi yang menarik karena kerendahatian dan kesederhanaannya lewat penampilannya yang jauh dari kesan glamor seperti kebanyakan pengusaha lainnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses dengan Bisnis Ayam Kampung23

Tamatan SMA ini memang langsung melakoni sebuah bisnis dan telah empat kali, Yohanes Chandra Ekajaya selalu mendapatkan kegagalan. Hingga pada akhirnya ia pun memutuskan untuk meninggalkan kuliahnya untuk fokus pada dunia bisnis yang dirasa merupakan minatnya. Sebuah bisnis yang telah ia temukan tersebut kini dikenal oleh publik karena produk-produknya berhasil merambah pasar domestik dan mancanegara.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses dengan Bisnis Ayam Kampung2

Ya, sebuah brand bernama Ayam Kampung Khas Kota. Namanya yang unik mengingatkan pada dirinya yang suka dengan plesetan dan memainkan sebuah bahasa. Hanya dengan bermodalkan uang sejuta rupiah, Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan respon positif yang datang dari para konsumennya. Label ayam kampung tersebut dipakai untuk melihat setiap orang yang mencicipi sepotong ayam kampun dengan cita rasa istimewa yang cocok bagi semua kalangan. Rasanya pun gurih dan bumbunya meresap membuat semua orang yang menikmatinya harus kembali lagi ke warung yang didesain dengan corak tradisional Jawa tersebut.

Ayam Kampung milik Yohanes Chandra Ekajaya tersebut adalah perpaduan tepung yang digoreng agar menciptakan rasa krispy dan menggugah selera. Setiap porsi ayam miliknya dibanderol dengan harga Rp 7 ribu hingga Rp 13 ribu. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil mengantongi omzet harian antara Rp 4 juta hingga Rp 6 juta rupiah dan rata-rata per bulan mendapatkan sekitar Rp 120 juta hingga Rp 180 juta.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses dengan Bisnis Ayam Kampung

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa dalam melakukan persaingan di bidang bisnis tersebut, ia terus mengembangkan kualitas produk, layanan, dan strategi pemasara agar nantinya bisnis miliknya dapat bersaing dengan bisnis di bidang yang sama. Nantinya, bisnis Ayam Kampung milik Yohanes Chandra Ekajaya juga akan terus melakukan inovasi bisnis agar produk istimewanya dapat meraih sukses dalam bersaing dan memenuh permintaan para pelanggannya baik di pasar domestik maupun mancanegara.

Yohanes Chandra Ekajaya Kelola Gerai Burger Hingga Ratusan Outlet

Yohanes Chandra Ekajaya Kelola Gerai Burger Hingga Ratusan Outlet

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses Indonesia yang kini menjadi sorota dunia bisnis tanah air karean kesuksesannya menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda di tanah air. Dengan latar belakang pendidikan yang terbatas, Yohanes Chandra Ekajaya kemudian membuka sebuah usaha yang sangat populer khususnya di bidang kuliner. Ya, Burger.

Yohanes Chandra Ekajaya Kelola Gerai Burger Hingga Ratusan Outlet1

Lewat makanan berisi daging sapi tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya membuat sebuah brand kuliner dengan nama Green Burger. Gerai burger tersebut sebenarnya telah dikenal oleh publik pewaralaba, langsung memperkenalkan waralabanya kepada para tamu undangan. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, beberapa gerai tersebut telah dimiliki oleh setiap person dan saat ini ia telah memiliki sekitar 400 gerai dari produk-produknya tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya Kelola Gerai Burger Hingga Ratusan Outlet2

Dengan sistem franchise, Yohanes Chandra Ekajaya membangun bisnisnya tersebut dan kini telah berdiri di hampir 30 provinsi dengan masing-masing daerahnya sekitar 5 hingga 10 titik. Setidaknya setiap bulannya ia mengantongi omzet sekitar Rp 1,5 milliar. Disadari oleh Yohanes Chandra Ekajaya, ia menceritakan bahwa melakoni bisnis kuliner haruslah mampu memutar otak agar produk-produk yang dipilih dapat bertahan lama. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi hal tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya menggunakan varian menu lain seperti hotdog, pizza, French fries, dan menu lainnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Kelola Gerai Burger Hingga Ratusan Outlet

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil meraup untung miliaran rupiah dan ke depan untuk mengantisipasi persaingan produk, brand miliknya akan terus dikembangkan agar dapat memenuhi target permintaan konsumen baik di ibukota, kota-kota besar, hingga derah-daerah. Sukses menjadi seorang pengusaha membuat Yohanes Chandra Ekajaya tertarik untuk menceritakan lika-liku kehidupannya, khususnya pengalaman dalam dunia bisnis dalam tulisan-tulisan yang kini termaktub dalam dua buku karyanya. Buku berjudul “Kapan Lagi Sukses?”, “Cerita Sukses Gaet Ratusan Juta Rupiah” merupakan dua bukunya tentang kisah hidupnya menekuni sebuah bisnis. Pribadi yang menarik dan rendah hati, pantas disematkan kepada lelaki satu ini, dimana Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda yang ingin terus dan haus untuk belajar semua hal.

Yohanes Chandra Ekajaya Naikkan Penjualan Alessandro

Yohanes Chandra Ekajaya Naikkan Penjualan Alessandro3

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pebinis sukses yang dikenal lewat salah satu produk sepatunya yang dikenal oleh public bernama Alessandro. Brand footwear yang cocok untuk semua kalangan serta memiliki desain klasik ini menjadi top brand hampir di beberapa negara. Pasalnya, brand tersebut menawarkan kenyamanan dan desain yang cocok untuk semua rentang usia.

Yohanes Chandra Ekajaya Naikkan Penjualan Alessandro

Yohanes Chandra Ekajaya selaku pemilik brand tersebut baru-baru ini akan membuka gerai barunya di pusat perbelanjaan di daerah-daerah. Dengan dibukanya gerai Alessandro yang baru, otomatis akan menambah jaringan gerai Alessandro di Indonesia. Di tahun lalu ia membuka toko Alessandro di beberapa daerah.

Kehadiran toko tersebut adalah sebagai upaya Alessandro Indonesia untuk mengukuhkan brand tersebut sebagai merek global untuk menggaet konsumen modern. Toko Alessandro di kota tersebut menyediakan tempat kerja untuk melakukan kustomisasi secara pribadi.

Yohanes Chandra Ekajaya Naikkan Penjualan Alessandro2

Alessandro merupakan sebuah merek sepatu yang dimiliki oleh PT. Kreatif Leather yang merupakan perusahaan asal Indonesia. Sepatu yang identic dengan sepatu premium berwarna cokelat ini memang telah berhasil menjaring pasar, khususnya dalam dunia traveling dan petualangan. Kini, jumlah toko Alessandro tersebut telah berkembang hingga ratusan unit dan sekitar 400 unit di antaranya berhasil dioperasikan bersama para mitra bisnisnya yang tersebar di sejumlah negara.

Setelah sukses dalam dunia fashion, yaitu sepatu. Yohanes Chandra Ekajaya nantinya juga akan membuka beraneka macam produk fashion seperti tas, jaket, kaos, topi, sabuk, hingga beberapa perlengkapan dan aksesoris. Meski telah berhasil menciptakan peluang pasar dan telah menampakkan hasil positif, Yohanes Chandra Ekajaya justru akan terus mengembangkan bisnisnya, baik secara layanan, pemasaran, dan kualitas produk, agar nantinya produk dari Alessandro dapat dikenal dan bersaing dengan publik. Ke depan pula, Yohanes Chandra Ekajaya akan membuat sebuah jembatan bisnis yang lebih menarik dengan meningkatkan jaringan ke berbagai daerah-daerah yang potensial dalam menjual sepatu

Yohanes Chandra Ekajaya Naikkan Penjualan Alessandro3

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pebisnis tulen yang telah memiliki berbagai macam bisnis baik di bidang kuliner, fashion, dan jasa.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Keberuntungan Mengolah Pelepah Pisang

Yohanes Chandra Ekajaya dan Keberuntungan Mengolah Pelepah Pisang

Yohanes Chandra Ekajaya dan Keberuntungan Mengolah Pelepah Pisang3

Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mengejutkan dunia! Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini telah membuat sebuah terobosan yang menarik yaitu dengan membuat sebuah fashion berupa tas, sabuk, dan sebagainya dari bahan baku pelepah pisang. Baru-baru ini, sebuah desain untuk tas dengan konsep yang menarik telah mewarnai industri fashion tanah air. Saat ini, brand bernama Bonuina akan menceritakan mengenai seorang pengusaha muda bernama Yohanes Chandra Eka yang memberikan tawaran berupa desain tas dengan bahan baku berupa pelepah pisang. Ide tersebut ia dapatkan setelah menonton bermacam video-video inspiratif berupa mengolah sesuatu menjadi barang bernilai jual tinggi.

Yohanes Chandra Ekajaya, mendirikan Bonuina sejak 2004 silam dengan beranggotakan para generasi muda yang mandiri sekaligus kreatif. Dipilihanya pelepah pisang sebagai bahan dari produk tersebut dilatarbelakangi dari keinginannya dalam menyelesaikan masalah sampah di tanah air. Baginya, masalah sampah tak hanya sekadar proses pengolahan, namun juga harus dipikirkan langkah untuk mendistribusikan ke para konsumen.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Keberuntungan Mengolah Pelepah Pisang

Awak mula pembuatan tas berbahan pelepah pisang yang tetap mempertimbangkan desain agar diminati oleh para pecinta fashion di Indonesia. Pelepah pisang merupakan produk anak bangsa yang dikembangkan melalui kepeduliannya terhadap lingkungan. Kini, Pelepah pisang telah berhasil membuat ratusan tas produk ritel dan ribuan unit pesanan khusus. Dengan harga Rp 130 ribu hingga Rp 320 ribu untuk per buah, Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai pengusaha sukses setelah keberhasilannya mempopulerkan produk-produk berbahan baku pelepah pisang. Produk-produknya pun kini tak hanya sekadar tas, namun beberapa produk fashion dari Bonuina.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Keberuntungan Mengolah Pelepah Pisang2

Yohanes Chandra Ekajaya melihat bahwa permintaan produk-produk datang dari manca maupun dalam negeri, dimana sedikit banyak konsumen mempunyai kesadaran lingkungan dan kepedulian terhadap produk olahan daur ulang. Saat ini, Bonuina telah mempunyai jaringan showroom di beberapa toko yang menjadi tujuan wisatawan. Dalam waktu dekat, Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan akan merilis produk premium yang memberikan tawaran berupa barang-barang kerajinan dan produk kuliner.

Berkat inovasi yang diciptakan oleh Bonuina, maka ia pun kerap mendapatkan beraneka penghargaan karena dedikasinya dalam menjaga produk dengan kualitas terbaik serta wujudu kepedulian Bonuina yang tak hanya sekadar brand fashion saja.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Kesuksesannya lewat Bisnis TV Channel

Yohanes Chandra Ekajaya dan Kesuksesannya lewat Bisnis TV Channel

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses yang dikenal lewat beberapa sektor bisnis, baik kuliner, fashion, dan jasa. Kini, lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur, Yohanes Chandra Ekajaya telah merintis bisnis barunya yang bergerak di bidang media informasi. Bisnis yang ia geluti tersebut berupa sebuah channel Youtube yang memperagakan cara-cara memasak, dimana target pasarnya adalah para ibu-ibu muda yang doyan melakukan aktifitas di dapur. Selain itu, fenomena youtube juga menjadi salah satu latar belakang dirinya dalam memanfaatkan peluang besar tersebut. Dari latar belakang tersebut, akhirnya Yohanes Chandra Ekajaya membuat sebuah channel youtube bernama Nyus TV.Yohanes Chandra Ekajaya dan Kesuksesannya lewat Bisnis TV Channel1

Nyus TV merupakan sebuah proyek pribadi yang ia geluti di tengah kesibukannya dalam menjalankan sebuah pekerjaan di bidang periklanan. Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa Indonesia mempunyai potensi yang besar dalam bisnis food vertical karena memang dapat dikatakan belum banyak pesaing yang memiliki konsep masak dengan beraneka gaya dan cara yang sangat unik. Lebih dari tiga tahun melakoni bisnis tersebut, akhirnya Yohanes Chandra Ekajaya pun berhasil mendapatkan pengunjung hingga akhirnya ia pun mendapatkan suntikan dana yang cukup untuk mengembangkan bisnisnya secara lebih besar.

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya cukup berhasil mengorbitkan bisnisnya barunya tersebut ke beberapa klien besar, dimana Nyus TV mencoba merekam beberapa video-video seperti tutorial memasak, trip kuliner, hingga tips gizi. Yohanes Chandra Ekajaya merupakan pengusaha yang visioner. Setelah sukses dalam bisnis kuliner, ia pun memilih media informasi sebagai bisnis barunya untuk mempopulerkan beberapa produk-produk bisnis rintisannya sebagai wujud kepeduliannya terhadap dunia pendidikan gizi dan kuliner.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Kesuksesannya lewat Bisnis TV Channel

Berkat Nyus TV milik Yohanes Chandra Ekajaya, dunia kuliner nusantara pun berhasil berkembang dan populer di hati para masyarakatnya. Ke depan, Yohanes Chandra Ekajaya lewat Nyus TV akan menggarap beberapa segmen kuiner yang lebih menarik agar dapat melayani para netizen. Kini, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya akan terus mendirikan beberapa komunitas Nyus TV untuk menguatkan para penontonnya di sektor akar rumput. Yohanes Chandra Ekajaya merupakan tokoh bisnis inspiratif yang masih muda dan menjadi ikon pebisnis muda Indonesia.

Chandra Ekajaya Raup Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Makaroni Setan

Chandra Ekajaya Raup Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Makaroni Setan

Chandra Ekajaya Raup Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Makaroni Setan2

Chandra Ekajaya dikenal dalam jagat pebisnis muda Indonesia yang paling berpengaruh karena inovasi bisnisnya selalu membuahkan hasil. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur 29 tahun silam ini kini mencatatakan kesuksesannya setelah salah satu produk kulinerny bernama Makaroni Setan mampu meraup untung hingga puluhan juta rupiah untuk setiap bulannya. Ia mengaku bahwa bisnis kuliner yang ia kelola dapat menghasilkan omzet ratusan juta rupiah.

Chandra Ekajaya menjual makaroni pedas yang diberi label macaroni setan. Dengan rasa pedas berbagai level, Chandra Ekajaya meracik bumbu yang tepat untuk para konsumen. Bisnis tersebut bermula dari kegemarannya mencicipi aneka rasa makanan ringan yang tersedia di daerah-daerah. Lewat hobi tersebut, Chandra Ekajaya kemudian tergelitik untuk membuat makaroni yang tampaknya memiliki peluang besar dalam menjangkau pasar domestik dan terbersit lah makaroni setan. Hal tersebut dikarenakan para pecinta kuliner Indonesia tengah menikmati makanan yang bercita rasa pedas. Memang, sensasi mencicipi rasa pedas sangatlah digemari oleh beberapa kalangan hari ini.

Selain itu, Chandra Ekajaya menjalankan bisnisnya dengan modal yang cukup besar yaitu kisaran Rp 10 hingga Rp 15 juta. Ternyata produk dari Makaroni Setan miliknya mendapatkan respon positif setelah diluncurkan di pasaran.

 

Chandra Ekajaya Raup Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Makaroni Setan

Chandra Ekajaya mengaku memberi nama Makaroni Setan untuk menekankan bahwa produk-produknya memiliki cita rasa pedas. Selain itu, nama Makaroni Setan dipilihnya untuk membuat pertanyaan kepada para pecinta kuliner pedas. Kini, Chandra Ekajaya telah berhasil meraup omzet antara Rp 2 juta hingga Rp 4 juta untuk setiap harinya. Disamping itu, Chandra Ekajaya juga berhasil mempekerjakan hingga 50 pegawai yang tersebar di beberapa kota.

Meski telah mendulang sukses, Chandra Ekajaya mengaku tidak kesulitan dalam menghadapi laju persaingan untuk bisnis kuliner. Pasalnya, Chandra Ekajaya terus mengembangkan kualitas produk, layanan, serta pemasaran yang menjadi tonggak utama keluar dari zona persaingan. Kini, Chandra Ekajaya telah memiliki sekitar 130 gerai Makaroni Setan yang tersebar di beberapa daerah-daerah dan kota-kota besar Indonesia, dan nantinya akan mengembangkan lebih luas bisnis tersebut.

Chandra Ekajaya, Sukses Nulis Sukses Berwirausaha

Chandra Ekajaya, Sukses Nulis Sukses Berwirausaha2

Chandra Ekajaya, Sukses Nulis Sukses Berwirausaha

Chandra Ekajaya adalah salah seorang penulis dan pengusaha sukses Indonesia. Namanya melambung setelah usahanya yang bernama ProyekNulis.com menjadi tujuan para netizen untuk mengembangkan kemampuan dasar para penulis. Ia dikenal sebagai sosok lelaki yang memberikan inspirasi bagi para kawula muda agar terus bersemangat dalam menggapai cita-cita lewat bakat dan minat.

Sosok lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini dikenal sebagai seorang penulis buku travel dan juga merupakan seorang biblioholic, Minat baca dan menulisnya diawali sejak ia masih remaja. Meski Chandra Ekajaya tumbuh dari keluarga sederhana, ia tak pernah dapat melepaskan kegemarannnya tersebut. Karir menulisnya ia awali sejak SMA, dimana ia juga tengah menekuni dunia bisnis untuk membiayai sekolahnya tersebut.

Tepat pada tahun 2009, Chandra Ekajaya kemudian berinisiatif untuk membuat sebuah situs yang diharapkannya dapat menjembatani ide-ide menarik para penulis di Indonesia. Akhirnya di tahun tersebut resmilah website miliknya yang bernama ProyekNulis.com ke public. Meski di tahun tersebut ia kesulitan dalam menjaring para penulis, kemudian selang tiga tahun Chandra Ekajaya pun mulai merasakan nilai positif dari hasil jerih payahnya.

Chandra Ekajaya, Sukses Nulis Sukses Berwirausaha2

ProyekNulis.com merupakan sebuah jasa untuk memfasilitasi para penulis dalam menerbitkan bukunya secara mandiri. Semua tulisan yang diterbitkan tersebut tentu akan memberikan keuntungan kepada para penulism yaitu sebesar 60% untuk penulis dan 40% untuk pihak ProyekNulis.com. Chandra Ekajaya pun juga memberikan penawaran kepada para penulis yaitu layanan dari ProyekNulis.com, para penulis tak perlu khawatir dengan gaya menulisnya karena pihak perusahaan akan melakukan proses editing oleh seorang editor yang memiliki pengalaman yang tinggi.

Terhitung sejak awal berdiri, Chandra Ekajaya berhasil menerbitkan sekitar lebih dari 600 buku dari penulis yang berada di berbagai pelosok Indonesia serta sukses nulis sukses berwirausaha. Kini, untuk mempelebar bisnisnya, ProyekNulis.com telah membangun sebuah komunitas penulis yang akrab memberikan kontribusi dan ide-ide yang menarik bagi perkembangan startup penerbit ProyekNulis.com. Ke depan, Chandra Ekajaya akan membuat sebuah inovasi, layanan kerjasama, dan promo kepada para penulis-penulis yang ingin menerbitkan bukunya di ProyekNulis.com. Sekarang Chandra Ekajaya sukses nulis sukses berwirausaha menjadi salah satu label bagi Chandra Ekajaya.