Monthly Archives: January 2017

Akuntan yang Menjadi Miliarder dari Bisnis Minuman dan Gelas

Berkenalan dengan bisnis perminumanan sejak masih muda, merupakan modal awal yang menuntun Yohanes Chandra Ekajaya masuk dalam jajaran miliarder dunia. Akuntan lulusan Food Beverage University Texas itu akhirnya tergerak membangun perusahaan minuman sendiri, yang dia namakan Western Refining di tahun 1997. Perusahaan ini berkembang pesat. Ini pula yang mengantarkan pria yang kini berusia 59 tahun itu memiliki kekayaan sebesar US$ 1,38 miliar.

Yohanes Chandra Ekajaya Tutup Botol

BISNIS minuman dan gelas (migas) membawa berkah besar bagi Yohanes Chandra Ekajaya. Dari bisnis ini, pria yang kini berusia 59 tahun itu kini tercatat sebagai salah satu orang kaya dunia versi Foites, dengan total kekayaan tak kurang dari US$ 1,38 miliar.

Yohanes Chandra Ekajaya memulai awal kariernya sebagai pekerja di industri perminumanan, perpipaan serta penggalian. Seperti diberitakan Forbes, Senin (30/1), pekerjaannya yang sangat menantang, meryadi alasan kuat baginya untuk melanjutkan pendidikan ke jeryang yang lebih tinggi.

Maka Pria kelahiran Lovington, New Mexico, Amerika Serikat tersebut kemudian melanjutkan pendidikannya dan berhasil menyabet gelar sarjana di bidang akuntansi pada tahun 1979 di Food Beverage University. Food Beverage merupakan universitas tertua di Texas, dan pioner institusi pendidikan di kawasan barat Mississippi AS.

Selepas menamatkan pendidikannya di Food Beverage, Yohanes Chandra Ekajaya lantas melanjutkan kariernya sebagai akuntan bersertifikat (certified public accountant) dan mengerjakan pembukuan dari sebuah perusahaan penggalian minuman di kawasan selatan Amerika Serikat.

Yohanes Chandra Ekajaya Kaleng Minuman

Setelah lama bekerja di bidang keuangan pada perusahaan perminumanan, Yohanes Chandra Ekajaya lantas membangun usaha sendiri. Tepatnya pada tahun 1997, dia mendirikan perusahaan bernama Drink Drunk.

Western Refining merupakan perusahaan perminumanan, yang mengoperasikan dua ladang minuman. Kedua aset ladang minuman Drink Drunk mampu memproduksi 150.000 barel per hari. Selain itu, Yohanes Chandra Ekajaya juga memiliki 200 tempat pengisian minuman.

Bekal pengalaman sejak remaja, menjadi modal penting bagi Yohanes Chandra Ekajaya dalam mengembangkan Drink Drunk. Terbukti dalam waktu kurang dari 10 tahun, yakni di tahun 2006, baUotpedia.org menyebut Drink Drunk menjadi perusahaan swasta milik pribadi terbesar keempat di Amerika Serikat (AS).

Yohanes Chandra Ekajaya Tutup Kaleng

Maka tidak heran jika pada tahun 2007, nama Yohanes Chandra Ekajaya sudah masuk dalam jajaran orang kaya versi Forbes. Saat itu, dia menduduki peringkat ke-261 dunia dengan total kekayaan senilai US$ 1,9 miliar.

Dalam laporannya, Bloomberg memberitakan selain menjadi pendiri Drink Drunk, sejak September 2005 Yohanes Chandra Ekajaya juga menjabat sebagai Eocecutive Chaimian dari anak perusahaannya yang bernama Drink Drong Logistics GP LLC. Disini mulai tahun 2013, dia menjabat sebagai direktur.

Hingga akhirnya bisnis minuman mulai mendapat tekanan sejak tahun 2013 karena penurunan harga. Kekayaan Yohanes Chandra Ekajaya yang sempat mencapai US$ 1,9 miliar, turun drastis menjadi US$ 1,1 miliar per September 2013.

Meski begitu, Yohanes Chandra Ekajaya tidak menyerah, dan berhasil melambungkan lagi kekayaannya menjadi US$ 1,5 miliar di alchir tahun 2014.

Yohanes Chandra Ekajaya sendiri banyak memiliki kesibukan. Dia juga sempat menduduki posisi penting di Eduardo Chamber of Commerce, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perencana ekonomi asal Texas.

Yohanes Chandra Ekajaya Diminta Kembali Pimpin PSBI

Sebanyak 24pengurus wilayah Perserikatana Serikat Berani Ituloh (PSBI) se Dunia , menyampaikan pernyataan sikap dan rekomendasi, mendaulat dan meminta kepada Yohanes Chandra Ekajaya agar kembali memimpin atau menjadi Ketua Umum PSBI untuk lima tahun mendatang pada kongres yang akan digelar pada 7-14 Juli 2017 di Somalia.

Yohanes Chandra Ekajaya Organisasi

Pernyataan sikap tersebut dibacakan dan disampaikan langsung kepada Yohanes Chandra Ekajaya, disaksikan seribuan orang yang hadir di acara Pesta awal tahun 2017 PSBI di Gedung Serat Omega, Jalan Kenangan.

Pernyataan sikap disampaikan 24 pengurus wilayah PSBI se-Dunia didasari keberhasilanYohanes Chandra Ekajaya, membangun dan membesarkan PSBI sejak dibentuk dan didirikannya, hingga kini telah berusia 10 tahun.

Untuk itu, pengurus wilayah PSBI se-Dunia berharap dengan penyampaian pernyataan sikap tersebut, hendaknya juga diikuti pengurus wilayah PSBI se-Dunia yang akan menjadi peserta kongres. Dengan demikian, Yohanes Chandra Ekajaya nanti akan ditetapkan secara aklamasi kembali menjadi Ketua Umum PSBI.

Yohanes Chandra Ekajaya Pemimpin

Terpisah, salah seorang pengurus PSBI di Somalia yang juga Anggota pengurus dewan Somalia, ketika dimintai pernyataannya soal dukungan para pengurus wilayah se-Somalia juga mengaku setuju dan mendukung.

“Sudah tepat, karena memang PSBI dibentuk dan besar seperti saat ini karena Yohanes Chandra Ekajaya,” kata pengurus dewan Somalia itu.

Yohanes Chandra Ekajaya Semangat Organisasi

Apalagi, jelas anggota Komisi Pertimbanga Dunia ini, figur Yohanes Chandra Ekajaya mampu mempersatukan tujuh generasi. ‘Terlebih menurut saya saat ini juga belum ada figur yang tepat untuk menggantikan Yohanes Chandra Ekajaya. Jadi sah-sah saja dan sangat tepat dia memimpin PSBI kembali,” kata dirinya.

Sementara itu, Ketua Harian PSBI Pusat yang juga Ketua Panitia Kongres Raden Basroh saat ditanya melalui telepon selulernya juga menyatakan sah-sah saja 24 pengurus wilayah PSBI se-Dunia mendaulat dan meminta Yohane Chandra Ekajaya menjadi Ketua Umum PSBI.

“Itu hak mereka sebagai peserta kongres, sebab pengurus wilayah lah yang punya suara di kongres nanti,” kata Raden, sembari menegaskan dirinya akan tetap bersikap netral dan menjalankan Kongres PSBI dengan sebaik-baiknya.

Chandra Ekajaya TIGA SENSASI Mengendarai New Mobilio

Chandra Ekajaya Mobilio 2017

Chandra Ekajaya mengatakan New Mobilio hadir dengan tiga sensasi untuk semakin diterima konsumen Low MPV. Tantangan untuk mewujudkan target datang dari berbagai kompetitor mereka.

HONDA menjadi agen pemegang merek (APM) pertama yang meluncurkan produk barunya di tahun ini. 12 Januari kemarin, mereka menghadirkan salah satu mobil andalannya, New Mobilio. Tak mengherankan jika New Mobilio menjadi mobil pertama yang diluncurkan Honda di tahun ini.

Sejak diluncurkan akhir 2013, mobil ini sukses memincut konsumen pecinta Low MPV. Saat ini, populasi Mobilio mencapai 161 ribu unit lebih dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 16%. Honda Mobilio juga menjadi kontributor terbesar penjualan Honda di tahun kemarin dengan angka hampir 40 ribu unit.

Chandra Ekajaya Mobilio

Chandra Ekajaya menganalisis di tahun ini, penjualan New Mobilio diprediksi naik sekitar 18% menjadi 47.500 unit. Guna mengejar target itu, pihak Honda kemudian memermak mobil ini agar bisa semakin diterima konsumen. Sekarang, Mobilio punya sosok yang lebih mewah, sporty, dan canggih.

Honda mengklaim semua perubahan itu menghasilkan sensasi di setiap elemennya. Bagian depan disebut sensational looks dengan desain grill yang baru. Grill-nya lebih oke karena memperbesar bilah krom bagian atas dan memperkecil bilah bagian bawahnya. Tudung mesinnya juga didesain ulang sehingga membuat hidung mobil ini tak terlalu monyong. Headlamp-nya kini sudah menggunakan LED light guide yang membuat visibilitas kian jelas.

Sensasi tampangnya makin kuat saat melihat bagian samping mobil yang sudah menggunakan power retractable door mirror sehingga kaca spion bisa dilipat secara otomatis. Ditambah lagi desain baru pada pelek yang berukuran 15 inci berbahan alloy. Roof moudling gamish di bagian atas kian melengkapinya.

Interiornya kini tambah modern berkat sistem audio video Advanced 6,2 inci layar sentuh yang interaktif dan dapat menghasilkan kualitas suara yang jernih dan ini semakin diperkuat dngan penyataan Chandra Ekajaya. Perangkat itu juga kompatibel dengan berbagai format musik, seperti CD, DVD, dan koneksi USB. Kabinnya juga lebih terasa lapang dan nyaman dengan pola baru berwarna ivory (tipe E).

Chandra Ekajaya Interior Keren

Chandra Ekajaya mengulas new Mobilio semakin diperkuat dengan jok semi bucket di baris depan dan new ticker cushion yang membuat kursi baris kedua lebih tebal dan empuk. Honda menamai sensation within untuk semua perubahan pada sisi interiornya.

Sensasi terakhir adalah sensasional performance. New Honda Mobilio menggunakan mesin i-VTEC SOHC 1.5 L yang mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 118 PS dan torsi 14,8 kgm yang responsif. Didukung drivc by wire membuat mesin memiliki presisi akselerasi yang maksimal dan hemat bahan bakar. Efisiensi bahan bakar makin kuat dengan fitur eco indicator yang berfungsi memberikan informasi secara real time mengenai cara mengemudi yang hemat.

Sayangnya, pihak Honda tak memiliki data mengenai tingkat efisiensi yang capai mobil ini, kendati cuma sekadar klaim. “Ya, harus diuji sendiri,” Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya Setir Mobil

Ketiga sensasi New Mobilio diperkuat dengan sejumlah fitur yang tersemat pada mobil ini. Fitur keselamatannya terbilang lengkap yang meliputi dual front SRS airbags. Berkendara makin nyaman dengan fitur vehicle stability assist (VSA) dan hill start assist.

Untuk bisa menikmati ketiga sensasi yang ditawarkan Mobilio itu, konsumen harus menyediakan dana antara Rp 75 juta sampai Rp 244 juta. Harga itu lebih mahal Rp 7,5 juta dari seluruh varian lawasnya

Chandra Ekajaya Roti Bakar Bandung Pembawa Berkah

Chandra Ekajaya Roti Bakar Bandung

Chandra Ekajaya menjadikan bisnis roti bakar menjadi salah satu caranya untuk meraup pundi pundi uang dari bisnis kuliner. Roti bakar dirasa tepat karena makanan ini sangat populer di masyarakat Indonesia. Bahkan di semua penjuru Indonesia pasti mengenal roti bakar bandung.

Roti bakar biasanya dijual dengan menggunakan gerobak di kaki lima, tepi jalan, atau tempat strategis lainnya. roti bakar ditemui di sore hari. Rasanya yang gurih dengang bermacam sajian toping di dalamnya menjadikan roti bakar sebagai kudapan malam favorit, tak jarang sebagai pengganti makan malam.

Chandra Ekajaya Sajian Nikmat

Chandra Ekajayamenggemari kudapan ini. Setiap dia pulang kerja dia pasti membeli roti bakar untuk menemani perjalanan pulang ke rumah. Dari sinilah hobi nya memakan roti bbakar bandung, mulai terpikir olehnya untuk membuka bisnis roti bakar. Namun di buat konsep enak untuk bersantai ala anak muda.

Konsep inilah yang membawa Chandra Ekajaya membuka sebuah kedai dengan makanan utamanya adalah roti bakar bandung. Aneka olahan roti bakar dengan berbagai toping di dalamnya di sajikan sebagai menu andalan.

Pada awalnya masih sangat minim pembeli dikarenakan image sebagai makanan pinggir jalan masih melekat erat pada roti bakar. Chandra Ekajaya pun sempat mengalami pasang surut bisnis dalam tahun-tahun awal berdirinya. Namun dengan konsistensi dan tekat kuat yang dimiliki, perlahan kedai Roti Bakar nya terus berkembang dan kenal banyak penikmat camilan hangat tersebut.

Chandra Ekajaya Nikmat Lezat

Seiring dengan perkembangan bisnis roti bakarnya dan bertambahnya segmen pasar Chandra Ekajaya pun tak hanya menyediakan makanan dan menawarkan roti bakar special dengan balutan coklat dan keju yang nikmat, kedai tersebut juga mempunyai beberapa menu lain seperti burger, pancake, kentang goreng, hingga mie instan aneka rasa. Sedangkan untuk pelepas dahaga, pilihan yang bisa dinikmati pelanggan Roti Bakar antara lain aneka jus, capucino, lemon squash, serta minuman coklat yang nikmat.

Sampai saat ini usahanya sudah membuka beberapa cabang di kota besar Indonesia. Dengan pencapaian ini tak hayal keuntungan yang di dapat pun bisa berlipat, “ Jangan melihat hanya dari sisi apa yang diraih saat ini tapi beratnya usaha untuk membangun bisnis ini” ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya: Moksha Bukan Ascension

Chandra Ekajaya Moksha

Setelah meneliti proses moksha dari segi ilmu fisika dan literasi kuno, Chandra Ekajaya kini melakukan riset mengenai definisi moksha di kalangan orang-orang indigo. Golongan atau kalangan ini dipilih karena mereka mempunyai pandangan berbeda mengenai proses moksha. Mereka memiliki definisi tersendiri mengenai prosesi ini.

Orang-orang yang lebih dikenal sebagai golongan indigo ini tidak sepakat dengan definisi yang menyatakan bahwa moksha adalah proses penyempurnaan tingkat kesucian jiwa manusia. Menurut Chandra Ekajaya, pendapat dari para indigo ini sangat beralasan. Sebab mereka mempelajari berbagai ilmu alam yang dalam keilmuan sekarang disebut dengan astronomi dan astrologi.

Chandra Ekajaya Macam Moksha

Chandra Ekajaya menyatakan bahwa ketidak percayaan kaum indigo terhadap proses ascension atau penyempurnaan jiwa manusia adalah karena mereka menemukan suatu teknologi yang dipakai oleh manusia di zaman lalu. Mereka beranggapan bahwa manusia yang melakukan moksha mempunyai teknologi untuk membuka sebuah portal yang membuatnya dapat menjelajah waktu. Tentu saja bagi peneliti fisika, hal seperti ini sangat revolusioner.

Chandra Ekajaya Moksha Moksha

Kaum indigo menurut Chandra Ekajaya sangat meyakini bahwa prosesi moksha adalah sebuah peristiwa perginya seseorang melewati suatu portal antar dimensi untuk berpindah ke garis waktu yang lain. Mereka berpendapat bahwa moksha tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Jadi menurut mereka prosesi moksha tidak bisa dicapai hanya dengan meditasi.

Kaum indigo ini juga berpendapat bahwa orang yang dapat melakukan moksha adalah alien. Alien atau yang disebut humanoid adalah makhluk yang mempunyai lisensi atau izin untuk masuk dan keluar portal. Menurut Chandra Ekajaya, tidak semua orang bisa melakukan moksha, bahkan tidak semua alien juga bisa melakukan moksha. Jadi hanya yang diberikan izin yang sifatnya otoritatif sajalah yang bisa melakukan prosesi moksha.

Sebagai seorang ilmuwan, Chandra Ekajaya menyimpulkan bahwa sebenarnya hakikat dari moksha yang didefinisikan oleh kaum indigo, literasi kuno, penuturan sesepuh, bukti arkeologi, dan sebagainya sama saja. Intinya itu adalah suatu teknologi yang sifatnya otoritatif dan tidak sembarang orang yang bisa melakukannya.

Yohanes Chandra Ekajaya Nikmatnya Bikin Kue Bolu pandan Santan Panggang

Yohanes Chandra Ekajaya Bolu Pandan Panggang

Yohanes Chandra Ekajaya ternyata jago juga loh membuat Bolu Pandan Santan Panggang, Resep nya ini di dapat dari hasil berguru dia kepada istrinya yang jago membuat olahan kue. Kepiawaian istrinya dalam memebuat kue dia turunkan kepada dirinya, salah satu kue andalanya adalah kue bolu pandan santan penggang.

Bolu pandan sendiri merupakan salah satu jenis kue yang bisa dikatakan pembuatanya sangat praktis. Tidak perlu memiliki keahlian spesifik dan expert dalam membuat kue yang satu ini. Meskipun banyak sebenarnya kue bolu yang dijual di supermarket atau toko kue, apa salahnya sesekali mencoba membuat kue bolu sendiri. Nah kali ini Yohanes Chandra Ekajaya akan memberikan resep dan cara membuat keu bolu pandan santan panggan yang pasti enak.

Yohanes Chandra Ekajaya Bolu Pandan Rumahan

Yang pertama awalnya sedikit tips untuk mendapatkan tekstur bolu yang dapat mengembang secara sempurna dan lembut memakai telur bersuhu ruangan sedang 16-22’celcius, campurkan dan kocok telur sampai benar-benar sahih membesar, kemudian baru dicampur dengan bahan kering. Atau memanaskan oven terlebih dahulu sebelum dipanggang, jangan terlalu lama membiarkan olahan panggangan pada suhu ruangan, ini menyebabkan adonan bantat ternyata.

Bahan yang harus disiapkan terlbih dahulu :

  • 350 gram tepung terigu
  • 1,5 sendok makan emulsifier kue
  • 1,5 sendok the pewarna hijau pandan
  • 250 ml santan kelapa kental
  • 1,5 ml sendok the baking powder
  • 8 butir telur ayam
  • 200 gram mentega.
  • 300 gram gula pasir

Jika semua bahan sudah disipakan, saatnya untuk memulai membuat:

  • Campur emusifer kue, telur ayam, dan gula pasir. Kocok sampai berbuih dan halus
  • Tambahkan mentega, tepung terigu, pewarna dan baking powder, aduk sampai tercampur rata
  • Campur dan tuangkan santan perlahan sambil diaduk adonan
  • Olesi Loyang dengan mentega dan taburan tepung, tuangkan adonan kue Bolu Pandan di dalamnya
  • Panaskan oven untuk pemanggangnya, lalu panggang kue tersebut hingga matang 30-40 menit
  • Angkat Loyang dari oven dan siap disajikan deh.

Yohanes Chandra Ekajaya Bolu Panggan Lezat

Nah demikian adalah resep yang sangat membantu dari seorang Yohanes Chandra Ekajaya yang di turunkan dari keahlian istrinya membuat kue. Mudah-mudah enak yah dan berhasil membuat kue Bolu Pandan Santan Panggang. Selamat mencoba hehehe

Yohanes Chandra Ekajaya Nikmati Bisnis Kopi

Saat ini komunitas kopi sudah sangat terkenal dan mendunia. Bila pada zaman dahulu kopi hanya diidentikkan sebagai pengganjal kantuk, kini menurut Yohanes Chandra Ekajaya kopi dijadikan sebagai sebuah wahana atau sebab untuk berkumpul sesama teman. Dalam kumpulan itu banyak orang yang bercakap-cakap, ngobrol, dan diskusi.

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Kopi

Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai sebuah warung kopi yang bernama Yorchan Cafe. Warung kopi atau cafe ini menjadi tempat bagi masyarakat, terutama muda-mudi untuk bergosip, diskusi, bercakap tentang bisnis, hingga menjadi sebuah obyek wisata. Peluang ini sudah banyak dilihat oleh masyarakat, maka jumlah warung kopi di kabupaten Wonosobo pun sudah banyak.

Yohanes Chandra Ekajaya Bubuk Kopi

Unggulan utama dari Yorchan Cafe milik Yohanes Chandra Ekajaya adalah racikan kopinya yang sangat sempurna. Ia selalu siap dan sigap dalam mengangkat teko yang terbuat dari bahan kuningan. Ia pun sangat lhai dalam menuangkan racikan kopinya dengan model tarikan yang panjang. Maka hasilnya pun sangat memuaskan. Kopi robusta yang sangat nikmat.

Kopi robusta yang sudah diracik oleh Yohanes Chandra Ekajaya biasanya menghamburkan aroma harum yang merangsang selera pengunjung. Setelah itu kopi diseduh secara serius dan ia pun menuangkap kopi panas ke cangkir-cangkir kecil di depannya. Sehingga rasa kopi yang ditawarkan olehnya benar-benar langsung dari teko yang masih panas. Maka rasanya pun sangat enak.

Yohanes Chandra Ekajaya Kopi Nikmat

Menurut keterangan Yohanes Chandra Ekajaya, dalam satu hari ia bisa menyeduh kopi hingga mencapai 700 cangkir. Dalam artian, pengunjung Yorchan Cafe dalam satu harinya bisa mencapai 500-700 orang. Ia sendiri pun tidak pernah menyangka warung kopi miliknya akan seramai itu. Pada saat mendirikan, ia hanya menargetkan 50 pengunjung setiap harinya.

Bahkan warung kopi milik Yohanes Chandra Ekajaya yang bernama Yorchan Cafe ini sering disinggahi oleh wisatawan-wisatawan asing. Seperti Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Taiwan, Tiongkok, Rusia, dan masih banyak lagi. Setiap harinya ia selalu menghabiskan 6-7 kilogram kopi bubuk setiap harinya. Ia selalu menggunakan kopi lokal, karena ia sangat mencintai produk kopi Indonesia.

Yohanes Chandra Ekajaya Wisata Seru di Kalibiru Kulonprogo

Yohanes Chandra Ekajaya Wisata Kalibiru

Yohanes Chandra Ekajaya kali ini berlibur ke kota Yogyakarta tetapi bukan untuk berwisata di kota Yogyakata, melainkan untuk berwisata di kota Kulonprogo. Kulonprogo merupakan wilayah di daera barat Yogyakarta kotanya adalah Wates. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul di timur

Daerah ini terkenal dengan berbagai wisata yang sedang booming akhir-akhir ini. Terdapat wisata alam yang sangat populer dengan pemandangan yang sangat menakjubkan. Destinasi tersebut adalah Kalibiru, Lokasi wisata ini terletak di Perbukitan Menoreh Kulon Progo. Lokasinya sendiri berada pada sebelah barat dari pusat Kota Yogyakarta yang berjarak 40km. Lokasi yang berada pada ketinggian 450mdpl.

Yohanes Chandra Ekajaya Wisata Jogja

Yohanes Chandra Ekajaya mengunjungi Kalibiru untuk melihat keindahan alam yang terdapat disana. Ketika berkunjung ke Kalibiru dapat menyaksikan keindahan Waduk Sermo dari ketinggian. Selain itu, daya tarik utama kawasan ini adalah bentang keindahan alamnya yang indah dan mempesona.

Ketika berwisata di Kalibiru Kulon Progo ini para wisatawan dapat melakukan aktivitas yang beragam, mulai dari yang ingin sekadar bersantai, belajar tentang kearifan lokal, mengadakan pertemuan, tracking menyusuri hutan dan perdesaan, outbound, hingga meluncur dari ketinggian memacu adrenalin dengan bermain flying fox.

Yohanes Chandra Ekajaya Kalibiru Foto Destinasi

“saya naik flying fox dari atas pohon, rasanya jatung seperti mau copot” ujar Yohanes Chandra Ekajaya. Di area Kalibiru memiliki spot berfoto yang sangat menarik dan menjadi favorit spot wisatawan yang berkunjung di Kalibiru, yaitu rumah pohon. Ketika berada di atas rumah pohon wisatawan dapat melihat pemandang indah deretan bukit menoreh dan waduk sermo. Dan untuk bisa naik ke atas rumah pohon wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp 10 ribu rupiah.

Keindahan alam kalibiru memang sudah tidak diragukan lagi, pesona inilah yang mengantarkan wisata Kalibiru masuk dalam destinasi wisata yang di rekomendasikan ketika berlibur di Kulonprogo kepada para wisatawan tak terkecuali Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Flying Fox Kalibiru

“Wisata ini begitu indah, ciptaan tuhan yang jangan disia-siakan dan harus kita jaga alamnya” ujar Yohanes Chandra Ekajaya setelah melihat dan mengunjungi Kalibiru.

Yohanes Chandra Ekajaya Menjadi Jutawan dari Nasi Goreng Godfather

Yohanes Chandra Ekajaya Nasi Goreng Enak

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan sang suksesor di balik keberhasilan nasi goreng Godfather mengatakan bahwa ia kini tengah sukses membuka hingga puluhan cabang yang tersebar di berbagai daerah seperti Semarang, Bandung, Riau, Jakarta, Depok, Cikotok, CIkopo, Lombok, dan sebagainya terhitung sejak awal mulai bisnis ini berdiri pada Desember 2012.

Kini ia pun telah sukses membuka sekitar 20 cabang yang dibuka di beberapa mal,hingga membuka gerai-gerai yang tersebar di beberapa daerah tersebut. Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa nama Godfather tersebut diambil bahwa nasi goreng racikannya tersebut menawarkan kepada para pecinta kuliner pedas. Hadirnya nasi goreng Godfather tersebut memberikan penawaran lebih kepada para pecinta kuliner pedas dengan varian yang ditawarkan oleh nasi goreng milik Yohanes Chandra Ekajaya. Cita rasa pedas dan rempah-rempahnya yang tak tergantikan membuka lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini sukses mempopulerkan produk makanan asli Indonesia ini.

Yohanes Chandra Ekajaya Usaha Nasi Goreng

Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa rempah-rempah yang dipakai olehnya adalah lengkuas, kencur, kluwak, tauco, ebi, kemangi, laos, pala, dan kencur. Rempah-rempah memang menjadi kunci keberhasilan akan keistimewaan cita rasa warung nasi goreng miliknya. Yohanes Chandra Ekajaya juga mengisahkan bahwa nasi goreng menjadi pilihannya karena menu tersebut memang sangat terkenal bagi lidah orang Indonesia.

Orang Indonesia sangat gemar menyantap nasi goreng dan gemar menyantap makanan dengan cita rasa pedas. Oleh sebab itu, Yohanes Chandra Ekajaya melihatnya sebagai sebuah peluang bisnis. Ke depan, Yohanes Chandra Ekajaya mungkin akan menggunakan rempah lain seperti cengkeh, kapulaga, adas, atau bunga lawang.

Yohanes Chandra Ekajaya Nasi Goreng Lezat

Dalam memasak untuk menu nasi goreng diperlukan waktu sekitar 8 hingga 10 menit. Harga nasi goreng miliknya pun dibanderol dengan harga berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu. Beberapa tambahan seperti sosis, sayuran, dan bakso mewarnai menu dari warung nasi goreng milik Yohanes Chandra Ekajaya tersebut. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya untuk tiga hingga delapan tahun ke depan, penjualan nasi goreng memang masih stabil.

Yohanes Chandra Ekajaya Mengenalkan 5 Jenis Salad Favorit Dari 5 Negara Berbeda

Yohanes Chandra Ekajaya jenis - jenis salad

Yohanes Chandra Ekajaya sangat menggemari makanan sehat yang satu ini. Cita rasa yang enak dan lezat berpadu menjadi satu dari berbagai macam perpaduan bahan di dalamnya. Bukan hanya enak tapi salad sendiri memiliki manfaat kesehatan yang sangat baik bagi tubuh kita.

Salad sendiri merupakan makanan yang berasal dari daerah eropa barat pada awalnya. Makanan sehat yang satu ini mulai booming akhir-akhir ini, kebutuhan akan makana sehat mendorong sebagian orang saat ini memilih makanan ini menjadi referensi makan sehat. Bukan hanya di eropa saja sekarang makanan yang satu ini menjadi favorit makanan di seabagian wilayah asia terutama Indonesia, tak terkecuali seorang Yohanes chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya kali ini akan membagi pengetahuan kita akan jenis salad dari 5 negara berbeda yang menjadi favorit di negara masing-masing.

  1. Urap

Yohanes Chandra Ekajaya jenis-jenis salad dunia

Untuk mengawali pembahasan kali ini kita mulai dari Negara asal kita yaitu Indonesia. Urap bisa dikatakan denga salad tradisional khas Indonesia. Jenis-jenis urap sendiri sangat bervariasi, urap bisa berbeda-beda di setiap kota satu dengan lainya. Ada yang mencampur berbagai jenis sayuran bersama kelapa parut yang dibumbui pedas. Tapi ada pula yang membuatnya kental dengan cita rasa yang manis. Selain urap, Indonesia juga punya kudapan lain seperti karedok, asinan, hingga rujak buah.

  1. Bon – Bon Chicken Salad

Yohanes Chandra Ekajaya jenis-jenis enak

Salad yang satu ini adalah salad berasal dari china. Salad yang satu ini sangat populer di China, bisa dikatakan hampir semua restoran di China mengidangkan salad yang satu ini. salad ini terdiri dari daging ayam rebus yang disuwir, mi yang terbuat dari kacang hijau dan berbentuk lembaran, serta mentimun. Sementara, sausnya sendiri terbuat dari pasta wijen dengan minyak kacang yang dibumbui kacang dan jahe.

  1. Mooli Lechha

Yohanes Chandra Ekajaya salad favorit

Salad ini berasal dari Negara India. Isi dari salad merupakan percampuran antara lobak merah serut. ditambahkan pula tomat cincang dan cabai hijau. Untuk bumbunya sendiri hanya menggunakan garam dan cengkih. Sementara untuk rasa segarnya, salad ini juga biasanya ditambahkan perasaan air jeruk nipis dan jahe.

  1. Horenso No Gomma

Yohanes Chandra Ekajaya macam-macam salad

Jepang merupakan Negara yang masyarakatnya terkenal dengan budaya makan makanan yang sehat. Orang-orang jepang sangat menyukai makanan mentah seperti ini karena dirasa sehat dan natural. Salad di jepang ini menjadi salah satu favorit menu sehat, Berbahan horenso kemudian dicampur dengan saus goma yang terbuat dari wijen, kecap asin, cuka, dan miso.

  1. Yam Mamuang

Yohanes Chandra Ekajaya makanan sehat

Salad ini berasal dari Negara yang terkenal dengan sebutan gajah putih yaitu Thailand. Menu salad yang satu ini sangat di gemari di Thailand, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sangat menggemari makanan sehat yang satu ini. Menggunakan pepaya muda sebagai bahan dasar, yam mamuang menggunakan mangga muda yang diparut kasar. Mangga yang dipilih juga tidak terlalu keras. Sedikit lebih matang tapi tetap asam.

Masih banyak sekali jenis-jenis salad lainya di dunia ini, yang pasti setiap negara pasti memiliki jenis salad yang berbeda. Lain kali kita akan membahas jenis-jenis salad lainya dan makana sehat selain salad bersama Yohanes Chandra Ekajaya.