Monthly Archives: February 2017

Yohanes Eka Jaya Chandra Ingin Jadi Pengusaha Mobil

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Lahir dari keluarga pengusaha, Yohanes Eka Jaya Chandra sukses meraih banyak kesuksesan. Tak hanya itu, Yohanes Eka Jaya Chandra, mulai menabung demi menggapai mimpinya. Banyak brand yang sudah dikembangkan oleh Yohanes Eka Jaya Chandra. Karena kesuksesannya, tak hanya penghargaan yang kini diperoleh pengusaha muda ini, tapi juga uang yang melimpah. “Senang bisa dapet uang dari hasil usaha sendiri, uangnya selalu ditabung buat beli mobil,” ujar pengusaha muda ini sambil tersenyum malu.

Impiannya membeli mobil sendiri bukan hanya untuk bersenang-senang. ternyata Yohanes Eka Jaya Chandra punya cita-cita menjadi pengusaha mobil. Dengan demikian, ia bisa memiliki banyak mobil. Karena itulah, hasil usahanya dari beberapa brand yang ia kembangkan selalu ditabungnya. lak hanya memiliki cita-cita sebagai pengusaha saja, ia pun sangat memimpikan bahwa suatu saat nanti ia dapat memiliki sebuah pabrik mobil sendiri dengan brand kepunyaannya.

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Sampai saat ini Yohanes Eka Jaya Chandra selalu rajin menabung, dan hampir di setiap hasil keuntungan usahanya, dia tidak perah absen pulang tanpa membawa keuntungan. Tidak hanya pintar di bidang usaha saja, akan tetapi Yohanes Eka Jaya Chandra juga menonjol di bidang sosial maupun organisasi di sekolahnya, tentu prestasi yang patut untuk di tiru para sahabat-sahabat pengusaha muda.

Dengan banyaknya brand yang dipegang oleh Yohanes Eka Jaya Chandra memang tak membuatnya merasa cukup. Yohanes Eka Jaya Chandra merasa bahwa usaha itu harus selalu diupdate setiap hari dan selalu mengikuti perkembangan pasar dan pintar-pintar dalam melihat peluang yang ada. Karena menurutnya sebuah kejelian dalam melihat peluang lah yang menjadi salah satu penentu kesuksesan dalam berusaha di berbagai bidang. Tanpa kejelian dalam melihat peluang ini tentunya secara tidak langsung akan dapat menghambat sebuah kesuksesan.

Chandra Ekajaya Inginkan Pembangunan Merata

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajayaadalah salah satu masyarakat Konawe Selatan (Konsel). Ia tidak salah memilih Surunuddin Dangga dan Arsalim Arifin sebagai pemimpinnya. Sebabnya, baru genap setahun memimpin, mereka mampu mengubah wajah Konsel lebih bagus. Yang paling menonjol adalah pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan hampir merata ke seluruh pelosok wilayah.

Sudah menjadi komitmen kami untuk membawa daerah ini lebih maju lagi. Makanya, pembangunan infrastruktur di berbagai bidang terus digenjot,” ungkap Bupati Konsel, Surunuddin Dangga,

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan setahun memimpin Konsel adalah sudah ada 1.032 kilometer jalan teraspal. Serta ada 417 jembatan berhasil dibangun. “Panjang total jembatan jembatan adalah 3.163,5 km,” ujarnya.

Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa secara umum, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tahun 2016 adalah peningkatan jalan (pengaspalan jalan) sepanjang 10,873 KM (6 ruas). Dengan sumber dana berasal dari APBD. “Hanya sekira 6 kilometer atau dua ruas jalan bersumber dari APBN,” jelasnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Selanjutnya, pengerasan jalan sepanjang 28,793 kilometer dengan sumber dana dari APBD. Tapi 23 kilometer diantaranya (sekira tujuh ruas) bersumber dari APBN. Dengan jalan yang beraspal dan jalan yang dikeraskan maka mobilisasi atau pergerakan penduduk akan semakin mudah dan lancar. Sehingga nantinya roda perekonomian pun akan semakin meningkat.

Kemudian, pemeliharaan rutin jalan (swakelola) sepanjang 14 km pada 4 kecamatan. Pembukaan jalan baru sepanjang 19,3 km pada ruas jalan Lapuko-Tambolosu. “Termasuk pembangunan empat buah jembatan dengan total panjang 18,77 meter,” imbuhnya.

Chandra Ekajaya sangat senang dengan niat, tekad, dan komitmen pemimpin untuk membangun Konawe Selatan. Bila pembangunan-pembangunan difungsikan untuk kepentingan masyarakat umum, maka sebagai salah satu anggota masyarakat, ia wajib mendukung segala kebijakan.

Chandra Ekajaya Tingkatkan SDM

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajayamenerangkan bahwa Pemprov Sultra terus menggenjot peningkatan sumber daya manusia di Sultra. Salah satu jadi titik fokus yakni bidang pendidikan. Bukan hanya meningkatkan kompetensi siswa, namun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terus melakukan peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik. Sehingga nantinya kualitas dan standar tenaga pendidik menjadi meningkat. Ini adalah tujuan dan sasaran dari dinas pendidikan.

“Jadi peningkatan SDM memang harus dibarengi dengan semua aspek, bukan hanya pendidikan namun juga derajat kesehatan masyarakat. Namun kita fokus pada pendidikan, dalam hal ini peningkatan kompetensi guru melalui bimbingan teknis, pelatihan dan beberapa sarana peningkatan kapasitas,” ujar Kadis Dikbud Sultra H Damsid.

Hingga saat ini. sebut mantan Dekan Fisip UHO ini dimulai sejak 2012 peningkatan guru terus dilakukan. Pemprov Sultra terus memberikan dukungan anggaran dalam peningkatan SDM guru. Apalagi Gubernur Sultra Nur Alam menekankan akan peningkatan angka pendidikan di Bumi Anoa.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menambahkan bahwa dukungan anggaran yang digelontorkan cukup besar. Tahun 2012, tercatat mencapai Rp 1,12 miliar untuk 320 guru dengan kualifikasi Sarjana dan magister. Sementara dengan kualifikasi yang sama ditahun 2016 meningkat mencapai Rp 18,47 miliar dialokasikan untuk 2023 orang.

“Ini menunjukan kita serius dalam pembangunan SDM Sultra. Sehingga, pendidikan didaerah tidak jauh tertinggal dengan provinsi lain. Karena output ke depannya yakni menentukan masa depan daerah. Selain itu juga, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan sangat bergantung dengan tingkat pendidikan suatu daerah,” tuturnya.

Untuk itu Chandra Ekajaya berharap semua guru bisa dan mampu memanfaatkan kesempatan dalam meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya sebagai tenaga pendidikan. Bukan hanya melalui bimbingan teknis, ataupun pelatihan kompetensi, namun banyak cara sehingga kompetensi dan kemampuannya terus meningkat.

Perluas Pasar Mancanegara PT Chandra Ekajaya Oil Ekspor Perdana ke Australia

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

PT Chandra Ekajaya Oil melakukan ekspor perdana ke Australia sebagai upaya memperluas jangkauan pasar mancanegara, mengingat ketatnya penjualan dalam negeri. Chandra Ekajaya, Direktur Komersial PT Chandra Ekajaya Oil menyebutkan perseroan mendapatkan mitra untuk memasarkan produk semen di wilayah Australia mulai tahun ini. Menurutnya, ekspor perdana ke Australia itu akan membuka peluang PT Chandra Ekajaya Oil mengisi pasar-pasar lainnya, mengingat Negeri Kangguru tersebut dikenal ketat menerapkan standar mutu bagi produk yang masuk ke wilayahnya.

Masuk pasar Australia, imbuhnya, membuktikan kualitas produksi anak usaha Perseroan Terbatas ini dinilai bermutu tinggi, sehingga layak dipasarkan secara global. Adapun, Chandra Ekajaya menargetkan ekspor tahun bisa melebihi 1 juta ton atau meningkat hingga tiga kali lipat dari pencapaian 2016 yang hanya 469.141 ton. Dia menuturkan pasar ekspor menjadi prioritas perseroan, mengingat ketatnya persaingan dalam negeri. Apalagi, produksi anak perusahaan Oil tertua di Asia Tenggara itu meningkat tajam dengan beroperasinya pabrik PT Chandra Ekajaya Oil berkapasitas 3 juta ton.

Dok.Chandra Ekajaya

Mau tidak mau, katanya, perseroan memperluas ekspor untuk ekspansi jangka panjang di pasar mancanegara. Selain tetap menjamin ketersediaan pasokan untuk kebutuhan dalam negeri. “Tahun ini juga ada permintaan untuk ekspor ke Amerika. Kami lagi penjajakan, semoga saja terealisasi,” ujarnya. Sementara itu, berdasarkan data PT Chandra Ekajaya Oil, kinerja ekspor PT Chandra Ekajaya Oil tahun lalu tumbuh 18% dari 397.446 ton menjadi 469.141 ton. Secara keseluruhan, penjualan mengalami kontraksi 2,2% menjadi 6,76 juta ton dari periode yang sama tahun sebelumnya 6,91 juta ton. Ketatnya persaingan domestik dan komsumsi yang masih rendah menyebabkan kinerja tidak optimal.

Direktur Utama Perseroan Terbatas ini, Chandra Ekajaya menargetkan penjualan dalam negeri dipatok tumbuh hingga 12%, meski sepanjang tahun lalu kinerja konsumsi semen domestik bisa dibilang stagnan. “Kami memang tingkatkan target penjualan untuk mengimbangi produksi, juga perkiraan pasar yang akan membaik tahun ini,” katanya. Ia mengungkapkan volume penjualan tahun ini ditargetkan mencapai 8,35 juta ton dari tahun sebelumnya yang hanya 7,65 juta ton. Begitu pula dengan produksi semen yang dipatok naik sebesar 20% menjadi 7,43 juta ton.

Menurutnya, konsumsi semen dalam negeri tahun ini bakal tumbuh signifikan mengingat mulai pulihnya perekonomian global dengan meningkatnya harga minyak dunia dan pemulihan harga komoditas. Perbaikan pertumbuhan ekonomi itu diyakini berdampak terhadap pembangunan infrastruktur oleh swasta maupun pemerintah, dan sejalan dengan peningkatan permintaan Perseroan Terbatas ini di Tanah Air.

Chandra Ekajaya Ungkap Masalah Teknologi

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa keterkaitan antara teknologi dengan budaya menjadi hal yang paling banyak dibahas oleh peserta speech contest. Teknologi memang seringkali disalahgunakan sehingga berdampak negatif bagi perkembangan budaya. Di sisi lain, teknologi dapat menjadi media promosi yang sangat efektif untuk memajukan industri pariwisata di Indonesia.

Chandra Ekajaya, ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris FIB Unudjuga berpendapat senada. Teknologi sudah kian akrab digunakan oleh masyarakat tak terkecuali generasi muda. Menurut Chandra Ekajaya, baik atau tidaknya dampak teknologi ditentukan oleh masing-masing individu.

“Masalah dampak teknologi ini bukan hal yang baru. Sebagai generasi muda, hendaknya kita cerdas dalam memanfaatkan teknologi yang ada. Apalagi anak muda sedang digandrungi oleh kegiatan di media sosial,” ucapnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengapresiasi setiap peserta yang sudah tampil dalam ajang debate and speech contest. Baginya setiap peserta telah menjawab harapan panitia dalam lomba ini.

“Harapan kami, mereka bisa mengungkapkan gagasan atas permasalahan sosial budaya yang ada di sekitar mereka dalam bahasa latin. Dan peserta menunjukkan, mereka bisa melakukannya,” ungkap dara kelahiran 22 November 1995 ini.

Selain perlombaan, ajang ini juga diisi dengan kegiatan amal ke Desa Tiga, Susut, Bangli. Menurut Chandra Ekajaya kegiatan amal ini sangat baik dilaksanakan sebab melatih kepekaan mahasiswa untuk berbagi terhadap sesama. “Dalam kegiatan ini, kami bekerjasama dengan Kakak Asuh Bali.

Selain membagikan alat tulis kepada adik-adik SD Negeri 5 Desa Tiga, kami juga mendata siswa di sana. Harapan kami, mereka jangan sampai putus sekolah,” katanya. Mahasiswi semester 6 ini berpesan generasi muda adalah agent of change. Chandra Ekajaya berharap selalu kegiatan ini dapat meningkatkan semangat generais muda.

Chandra Ekajaya Cara Membuat Rambut Tidak Mengembang

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajayaadalah seseorang yang sangat memperhatikan tentang rambut. Dirinya sangat memeprhatikan dan merawat rambut karena bagi dirinya rambut adalah mahkota manusia, baik itu perempuan atau wanita. Mungkin terkadang pria lebih jarnag memperhatikan rambut, beda dengan wanita yang sangat memperhatikan rambutnya.

Rambut memang salah satu perkara yang terkadang di remehkan beberapa orang. Namun ternyata jika rambut tidak dirawat juga bisa berkakibat banyak masalah rambut yang timbul mulai dari rambut bercabang, rambut berketombe, rambut kusam dan rontok dan juga rambut mengembang.Ia akan memberikan cara membuat rambut tidak mengembang.

Chandra Ekajaya menuturkan bahwa rambut mengembang bisa dikarenakan beberapa faktor penyebab. Mulai dari kurang perawatan, menggunakan produk sampo yang tidak cocok dengan rambut dan juga penggunaan alat perawatan rambut yang salah. Mungkin ini semua adalah salah satu penyebab rambut menjadi mengembang. Efek rambut mengembang sendiri memberikan kesan rambut berantakan dan susah untuk dirapikan.

Dok.Chandra Ekajaya

Untuk mengatasi masalah rambut mengembang sebenarnya banyak sekali cara yang bisa digunakan. Apa saja cara membuat rambut tidak mengembang, nah ini dia cara yang disarankan oleh Chandra Ekajaya.

– Keramas Secara Teratur

Hal yang paling dasar dna sangat mudah dilakukan adalah keramas rambut setidaknya 2 kali dalam sehari atau saat mandi. Hal ini bertujuan untuk mencegah ketombe dan kotoran yang menempel pada rambut dan jangan lupa gunakan shampo. Pemilihan shampoo harus diperhatikan, harus cocok dnegan rambut.

– Kondisioner

Penggunaan kondisoner ketika sehabis mandi dan setelah menggunakan shampoo. Penggunaan kondisioner disarankan minimal 1-2 kali dalam seminggu. Usapkan kondisioner pada rambut setelah mandi dan kondisi rambut mulai kering. Usahakan penggunaan kondisioner jangan sampai terkena kulit karena mengakibatkan rambut jadi berminyak dan lepek. Fungsi kondisioner menurut Chandra Ekajaya adalah untuk membuat rambut mudah ditata dan tidak mengembang.

Perawatan rambut yang sesuai dengan jenis rambut akan membuat rambut menjadi sehat dan terhindar dari berbagai masalah rambut. Chandra Ekajaya menyarankan boleh sesekali merawat rambut disalon dan bisa berkonsultasi dengan dokter kecantikan tentang perawatan apa yang cocok dengan rambut yang dimiliki. Namun jika tidak sempat dan ingin menghemat biaya perawatan bisa menggunkan cara simple seperti diatas.

Chandra Ekajaya Peningkatakan Atlit Muda Berbakat Indonesia

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya menekankan bukan hanya membangun infrastruktur saja namun juga membangun anak-anak muda berkualitas dan berpestasi adalah hal penting yang harus dilakukan untuk memajukan bangsa. Pemerintah dan juga pihak swasta harus mampu bekerja sama untuk mewujudkan hal tersebut. Hal tersebut juga merupakan komitmen bagi Chandra Ekajaya yang merupakan pengusaha yang sangat memperhatikan generasi muda agar berprestasi khususnya dalam bidang olahraga.

Berbagai macam kegiatan dan program terus dilakuakan untuk mewujudkan hal tersebut., Proses pencarian bibit unggul terus dilakukan. Pembinaan atlet-atlet muda potensial jadi salah satu fokus dari dirinya yang bekerjasama dengan pemerintah.

Salah satu program yang diusulkan oleh Chandra Ekajaya adalah dengan program menjaring atlet dari kalangan pelajaryang memilki potensi dan bakat dalam bidang tertentu. Dilakukan pembinaan oleh pusat pembinaan dan latihan olahraga pelajar (PPLP) yang nantinya diharapkan dapat memunculkan atlet berprestasi dalam event olahraga, baik itu yang tarafnya lokal dan nasional, bahkan internasional.

Dok.Chandra Ekajaya

Tidak lepas dari pembinaan atlet, fasilitas dan asupan makanan juga berpengaruh dengan performa para atlet. fasilitas olahraga dan asupan nutrisi para atlet yang berkualitas membantu atlet dalam mencapai prestasi yang maksimal,

Pembangunan fasilitas atlet yang terus dilakukan di berbagai cabang juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dan juga Chandra Ekajaya selaku pengusaha dari pihak swasta untuk menghadirkan Indonesia 2030 bisa menjadi salah satu negara yang berprestai di Olimpiade. Namun tanpa peran aktif keduanya mustahil jika bisa terwujud.

“saat ini kita yakin bahwa pembangunan fasilitas, jaminan hidup para atlit dan juga pendidikan diharapkan memberikan dorongan tersendiri bagi para atlit” ujar Chandra Ekajaya.

Pendidikan juga tidak boleh dilupakan dalam menggenjot prestasi para atlit. Pendidikan nantinya diharapkan menjadi tolak ukur nantinya pemenuhan prestasi. Jangan sampai prestasi yang terus di galakan membuat pendidikan para atlit terbengkalai, karena pendidikan adalah pondasi kehidupan. Bahkan ketika selesai atau pension menjadi atlit, para atlit juga tetap bisa melanjutkan kehidupan kedepanya.

Chandra Ekajaya Empat Kesalahan Saat Diet

Chandra Ekajaya (Dok)

Chandra Ekajaya yang merupakan seorang terapis gizi mengatakan bahwa diet adalah salah satu cara dari banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Namun, rencana diet sering tidak berujung pada hasil akhir yang memuaskan.

Alih-alih menurunkan berat badan, tak jarang tubuh justru makin melebar karena salah menerapkan strategi. Chandra Ekajayamengungkapkan sejumlah kesalahan yang sering dilakukan orang-orang saat menjalani program diet.

Kesalahan saat diet Pertama, melewatkan jam makan. Banyak orang berpikir, melewatkan jam makan bisa menurunkan berat badan. Namun, hal tersebut ternyata bisa menyebabkan kacaunya sistem metabolisme tubuh yang berpotensi menaikkan berat badan. Bahkan kadang dapat menimbulkan gangguan lambung yang lain.

Kesalahan saat diet Kedua, salah mengatur porsi makan. Kesalahpahaman mengenai pengaturan porsi menu adalah satu kesalahan yang paling umum dilakukan. Sereal memang satu dari sekian makanan yang bisa jadi alternatif saat melakukan diet, namun terlalu banyak mengonsumsi sereal juga tidak baik. Karena sereal tidak mengandung nutrisi makanan yang dibutuhkan tubuh secara lengkap sehingga kadang jika hanya sarapan sereal saja tidak lah cukup.

Kesalahan diet ketiga kata Chandra Ekajaya ialah, kandungan gula yang tersembunyi. Tidaklah sulit untuk melihat kandungan gula yang terdapat di dalam makanan. Namun, kesalahpahaman umum yang sering terjadi adalah menganggap bahwa pemanis makanan yang tidak mengandung gula akan baik-baik saja apabila dikonsumsi. Padahal dalam tubuh juga membutuhkan glukosa yang terkandung dalam gula tapi memang jumlahnya dibatasi jangan terlalu banyak.

Chandra Ekajaya Empat Kesalahan Saat Diet

Keempat, banyak mengonsumsi makanan rendah lemak. Banyak orang yang sedang menjalani diet membeli makanan yang rendah lemak (low-fat). Makan makanan berlemak tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk. Di sisi lain, lemak membantu tubuh untuk menyeimbangkan hormon, mendukung kinerja otak dan fungsi jantung.

 

Skandal Humor Mr Chandra Ekajaya dan Seekor Kuda

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Pada suatu ketika terdapat seorang pemimpin regu angkatan darat yang berpangkat kapten bernama Chandra Ekajaya tengah dipindah tugaskan untuk memimpin sebuah pasukan di sebuah gurun yang sangat panas. Gurun tersebut dikenal memiliki tingkat kesulitan untuk mencapainya sangat tinggi.

Namun, karena ini adalah latihan angkatan darat sang pemimpin pasukan yang kono diketahui bernama ia ini pun tiba di lokasi. Ini adalah sebuah skandal humor. Anda kan sudah tahu bahwa Mr Chandra Ekajaya dikenal sebagai sosok yang sangat humoris dan gokil.

Nah, suatu ketika kaptenini pun berhasil mengadakan sebuah inspeksi dan mendapatkan bahwa seekor kuda ditambatkan dekat barak prajuritnya. Kemudian ia yang berbidang tegak ini pun bertanya kepada sersan yang menjadi kepala di barak tersebut. Ia berujar: “untuk apa kuda tersebut berada di sini? Tanyanya.

Sersan kepala itu pun menjawab, “ Siap, Pak. Kita kan jauh dari manapun, sementara kita lelaki normal dengan dorongan seksual yang normal pula. Jadi…eee..kalau lagi kepengen…ya kita kan bisa memanfaatkan si kuda tersebut untuk suatu hal, ujar si sersan dengan warna wajah yang memerah.

Dok.Chandra Ekajaya

Barangkali, kalau saya mengira tak jadi masalah, bagi saya maupun secara moral,” kata Mr Chandra Ekajaya tersebut.

Setelah berjalan sekian bulan dalam sebuah kesepian, Chandra Ekajaya tidak mampu menahan dorongan seksualnya tersebut. Dia kemudian berteriak kepada sersan kepala. “Bawa kuda tersebut ke tenda saya, ujarnya.

Si Sersan pun mengangkat bahu, kemudian membawa binatang tersebut untuk kembali ke tenda Mr Chandra Ekajaya. Beberapa menit kemudian, kapten tersebut pun keluar tenda sambal mengencangkan ikat pinggang yang terkait di celananya, lalu berkata “ Jadi begitu ya anak buahmu melakukannya.” Ujar Mr Chandra Ekajaya.

Si Sersan tersebut pun menjawab “ OOO,,,,,OOO nggak juga, komandan! Biasanaya sih mereka menaiki kuda tersebut lalu digunakan untuk pergi ke kota terdekat untuk mencari bahan makanan ketika tengah habis, ujar si Sersan.

Mr Chandra Ekajaya menjawab “ Sialannnnnn!!!!!!, ujarnya karena merasa tertipu. Baca selanjutnya artikel mengenai kapten lainnya di Skandal Madu Palsu

Menteri Chandra Ekajaya Terkena Skandal Mengerikan

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Siapa si yang tak tahuChandra Ekajayadirinya merupakan salah satu menteri di Republik Indonesia. Menjadi sorotan publik tak membuat dirinya bebas dari berbagai gossip dan pemberitaan lainya. Kali ini ia mendapat terpaaan gossip skandal rumah tangga ketahuan sang istri hobi naik sepeda motor . Sampai berita ini muncul belum bisa dipastikan kebenaran berita ini.

Namun siapa sangka bahwa Menteri Chandra Ekajaya mengendarai sepeda motor. Kebiasaannya ini ternyata sudah lama dirinya lakukan sejak remaja. Bahkan sang istri ternyata tidak mengetahui kegemaran sang suaminya yang suka mengendarai sepeda motor. Bahkan menurut lelaki ini dirinya lebih menyukai menaiki sepeda motor ketimbang harus menaiki mobil. Pria ini di kediaman pribadinya juga mengoleksi sepeda motor klasik bahkan sampai motor gede (Moge).

Dok.Chandra Ekajaya

Kebiasaan orang Indonesia yang menyebarkan berita yang belum tentu benar kebenaranya terkadang membuat kegaduhan. Dalam pemberitaan ini dirinya sedang dikabarkan mengalami skandal dalam rumah tangganya yaitu ketahuan sang istri memiliki hobi menaiki sepeda motor. Bukan tanpa sebab sang istri sangat melarang sang suami untuk menaiki sepeda motor. Menurut istri menteri satu ini sendiri kenapa melarang sang suami menaiki sepeda motor adalah takut jika sang suami terjatuh ketika menaikinya.

Kejadan terjatuh dari sepeda motor pernah dialami menteri nomor wahid ini, ketika itu terjadi di rumah kakek dari sang menteri, ketika akan pergi ke kebun yang berjarak lumayan jauh, dirinya mengendari sepeda motor. Ketika melewati jalan pedesaan, tak sengaja dari arah belakang dirinya terserempet mobil yang lewat. Dirinya pun terjatuh dan mengalami petah pergelangan tangan yang menyebabkan dirinya harus menjalani perawatan hingga 3 bulan lamanya.

Mulai semenjak kejadian inilah sang istri melarang Chandra Ekajaya mengendarai kendaraaan walaupun jarak yang di tempuh dekat. Namun terkadang Chandra EKajaya masih secara diam-diam tanpa sepengetahuan sang istri nekat menaiki sepeda motor. Sampai akhirnya dirinya diketahui istrinya menaiki sepeda motor dan berhembuslah skandal rumah tangga bahwa dirinya sedang ketahuan menaiki sepeda motor.