Chandra Ekajaya Kampanyekan Bisnis Ramah Lingkungan

Chandra Ekajaya Kampanyekan Bisnis Ramah Lingkungan

Chandra Ekajaya Kampanyekan Bisnis Ramah Lingkungan

Pengusaha-pengusaha di Indonesia saat ini sedang kompak dan sinergis dalam mengkampanyekan program bisnis ramah lingkungan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Mereka ingin para pengusaha, wirausahawan, pelaku UMKM bekerja sama dan bersama-sama menekan peningkatan emisi industri. Salah satu pencetus dan penggagas sinergitas tersebut adalah pengusaha Chandra Ekajaya.

Bersama rekan-rekan seprofesinya, yaitu para pengusaha, Chandra Ekajaya mengajak mereka untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai konsep green business. Beliau menjelaskan kepada para pelaku UMKM, supaya dapat menggali, mengolah, mengoperasikan, dan mengembangkan potensi usahanya dalam wacana wawasan ramah lingkungan, atau sering disebut green business. Beliau juga mengatakan bahwa dengan konsep ramah lingkungan, maka pelaku usaha UMKM akan lebih mampu bertahan dalam persaingan usaha dewasa ini.

Wawasan usaha ramah lingkungan adalah suatu gagasan yang disepakati oleh para pengusaha dengan pemerintah di setiap negara untuk menekan tingkat emisi dan polusi. Oleh karena itu, salah satu penggagasnya, yaitu Chandra Ekajaya membentuk sebuah wadah yang bernama Pusat Usaha Ramah Lingkungan.

Peran dan fungsi dari Pusat Usaha Ramah Lingkungan ini ialah memberikan sosialisasi dan penyuluhan. Tetapi tidak hanya berhenti pada tahap penyuluhan saja. Pusat Usaha Ramah Lingkungan yang digagas oleh Chandra Ekajaya juga memberikan tindak lanjut untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Tindak lanjut yang dirancang oleh pengusaha Chandra Ekajaya sudah terinci dengan sangat detil di master plan green business. Ia mengatakan bahwa potensi para pelaku UMKM sebenarnya sangat besar. Sebab merekalah yang paling berjasa dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Makanya menurut Chandra Ekajaya potensi yang sangat besar tersebut hanya perlu diarahkan saja. Mereka hanya perlu diberikan alasan, pengertian, dan pemahaman. Tentu saja dengan bahasa yang mereka pahami. Pengusaha sebagai simbol intelektual ekonomi harus bisa mengerti dan memahai para pelaku UMKM, bukan mereka yang harus memahami para pengusaha. Jadi logika yang digunakan Pusat Usaha Ramah Lingkungan YCE ini terbalik dengan logika umum yang ada di masyarakat saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *