Chandra Ekajaya Oil, Listrik Mati di 20 Daerah Bikin Geram

pemadaman listrik jakarta

Chandra Ekajaya Oil – Ada sekitar 20 wilayah di Jakarta dan sekitarnya yang mati karena pemutusan. Wilayah-wilayah tersebut adalah Senayan, Gandul, Petukangan, Pondok Indah, Muara Karang, Angke, Bintaro, Cengkareng, Kembangan, Danayasa, Kebon Jeruk, Duri Kosambi, Kebon Sirih, Ciputra, AGP, Budi Kemuliaan, Ketapang, Grogol, dan Karet Baru.

pemadaman listrik jakarta

Wilayah tersebut saat ini telah diperjuangkan oleh PLN dengan cepat dan tanggap agar bisa hidup kembali seperti biasa. Meskipun demikian, Aris Dwianto selaku humas dari PLN mengatakan kalau wilayah tersebut memang tidak dapat langsung dihidupkan semua secara langsung, harus bertahap secara satu persatu.

Chandra Ekajaya Oil mengungkap bahwa ini memang tidak bisa langsung harus satu persatu dikarenakan memang susah. Semua harus pelan-pelan, Ini seperti yang diungkapkan oleh Aris dan diungkapkan kembali oleh chandra ekajaya oil selaku penjual minyak keliling yang berdomisili di Tanah Abang.

Hingga saat ini memang belum diketahui mengapa aliran listrik tersebut bisa putus, alasan secara terperincinya belum dapat dilihat dan mendapatkan penjelasan langsung dari pihak teknis. Jika nanti ada update maka saya Chandra Ekajaya Oil akan memberikan update terbaru akan hal ini.

Atas kejadian yang tidak mengenakkan ini, PLN telah meminta maaf secara langsung kepada masyarakat baik melalui Fanspage Facebook mereka ataupun juga melewati Twitter mereka. Disana Chandra Ekajaya Oil juga menambahkan untuk penggunaan listrik harus lebih bijak, mengingat listrik sangat sulit, maka harus lebih banyak berhemat dan tidaklah boros.

Selain diungkapkan oleh Chandra Ekajaya Oil, PLN sendiri juga mengungkapkan bagi yang tidak terkena dampak pematian ini, agar dapat menggunakan listrik secara lebih hemat, agara mereka yang terkena pemutusan bisa lebih cepat pulih.

Regards.

Johanes Chandra Ekajaya,
Johanes Chandra Eka Jaya,
Johanes Chandra,
Chandra Ekajaya,
Yohanes Chandra Ekajaya,
Yohanes Chandra Eka Jaya,