Freddy Budiman Resmi Dieksekusi Mati!

389470_620

Nama Freddy Budiman pastinya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Sang mantan gembong narkoba ini akhurnya resmi dieksekusi mati oleh regu tembak pada hari Jumat (29/7/2016) dini jari tadi. Freddy Budiman dijatuhkan hukuman mati oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum Noor Rachmat terkait keterlibatannya atas kasus pengedaran narkoba besar-besaran.

Menurut Noor Rachmat, orang yang dieksekusi mati kali ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi sepak terjangnya di dunia peredaran narkoba. Meskipun sudah mengajukan PK dari tingkat pengadilan Negeri sampai dengan Pengadilan Tinggi, namun PK atas hukuman mati Freddy Budiman tetap saja ditolak. Lagipula, semasa hidupnya Freddy Budiman tidak mengajukan grasi kepada presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu, hak mengajukan grasi milik Freddy Budiman pun dinyatakan gugur.

Selain itu, Noor Rachmat juga mengatakan jika semasa hidupnya Freddy Budiman tidak hanya menjalankan bisnis hitamnya di Jakarta. Menurutnya, bisnis narkoba yang dijalankan sang gembong tersebut sampai di Bali, Surabaya, Makasar bahkan sampai dengan Papua. Parahnya lagi, saat mendekam di tahanan, Freddy Budiman masih menjadi otak pengendalian narkoba.

Freddy Budiman sendiri tercatat sudah dalam tahanan LP Cipinang sejak tahun 1997. Tidak cukup sekali saja, Freddy Budiman juga pernah mendekam di penjara pada tahun 2009 dan juga 2011 atas kasus yang sama. Di tahun 2012, Freddy Budiman tertangkap tangan berhasil mengimpur ekstasi sebanyak 1,4 juta butir. Padahal, saat itu ia tercatat masih mendekam di penjara. Jika paket tersebut lolos dan masuk ke Indonesia, Freddy Budiman bisa meraup keuntungan mencapai Rp. 45 miliar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *