Hakikat Dunia Oleh Johanes Chandra Ekajaya

Hakikat Dunia Oleh Johanes Chandra Ekajaya

Hakikat Dunia Oleh Johanes Chandra Ekajaya

Selamat Hari Jumat, Saya Johanes Chandra Ekajaya atau biasa di panggil juga denganYohanes Chandra Ekajaya adalah seorang penulis. saya ingin berbagi Pengalaman Bisnis, Motivasi Sukses, Motivasi Islam, Motivasi Cinta, Motivasi Hidup, Motivasi Hari. Di kesempatan kali ini saya akan menulis tentang Hakikat Dunia. semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk yang membacanya. Ammminn.

Hakikat Dunia Oleh Johanes Chandra Ekajaya

Ketika lebaran idul fitri, kita biasanya disibukan dengan mudik atau pulang kampong. Tak jarang , agar bisa pulang kampungkita rela menabung jauh-jauh hari sebelum hari –H. segala persiapan dna keperluan mudik pun kita siapkan matang- matang. Mulain dari persiapan sarana,dana, sampai persiapan pisik. Agar ketika perjalanan sampai kampung halaman bisa betemu keluarga dalam keadaan sehat dana man. Johanes Chandra Eka Jaya,

Kalua kita mau menyadari , hakikat kehidupan ini seperti analogi di atas. Dunia ini adalah tempat perantaun, suatu hari nanti pasti kita akan kembali ke kampung asal yakni akhirat. Betapa beruntungnya seandainya persiapan mudik ke kampung akhirat ini kita sikapi seperti saat kita hendakmudik pulang kampung. Kita siapkan amal kebaikan sebanyak-banyaknya untuk kembali di kampung halaman, jah hari sebelum keberangkatan. Bila perlu kita infestasi amal, agar kita terus mendapat kiriman kebaikan meski sudah meninggal dunia. Alangkah bahagianya bila ini bisa kita lakukan.Yohanes Chandra Ekajaya

Saat melakukan suatu perjalanan, terkadang di jalan kita menemui sesuatu yang menarik perhatian, hingga kita terlena menyaksikanya, bahkan sanggup berlama- lama. Itulah kehidupan, kita sering dininabobokan dengan apa yang terjadi di sekitar, hingga lupa tujuan kita yang sebenarnya. Johanes Chandra,

Hidup bagaikan permainan boomerang. Setiap ucap dan dan sikap akan kembali pada kita dengan ketepatan yang sempurna dan saat yang tepat pula. Jadi berhati- hatilah dalam permainan.

Untuk setiap perjuangan tak kenal lelah, tak kenal henti, Allah telah persediakan tempat peristirahatan terbaik, ternyaman dan paling sempurna. Jika tidak ada waktu bersantai di dunia, biarlah.. karena memang dunia bukan tempatnya. Lelahnya di dunia untk megabdi kepada Allah adalah istirahat kita di akhirat nan abadi dalam kenikmatan. Yohanes Chandra Eka Jaya,

Hidup memang pilihan , namun kitak tak harus memilih Nampak baik bagi kita, pilihlah yang membuat kita bahagia.

Jika kita takut akan kenikmatan, lalu mengapa kita menyebut kematian dengan Dosa? Hdiup ini menyedihkan, jika kita focus pada kesedihannya. Dan hidup itu sangat indah jika kita focus pada aliran semangat kehidupan. Hiup adalah seni menccari sesuatu yang bisa disyukuri.

Jika dunia dan kesenangan nya sudah tak lagi menjanjikan kebahagiaan , mengapa tak mencoba merubah oreintasi kepada kehidupan akhirat? Kita kerap terpesona dengan sesuatu yang sifatnya sementara: kecantikan dan ketampanan bukan agamanya, harta yang melimpah bukan halal dna baiknya, banyak menuntut bukan syukurnya, orientasi akhirat bersipat abadi , apabila kita harus selalu mengatakan ‘WOW’ gitu untuk dunia?… Johanes Chandra Ekajaya,

Malam tadi hanyalah bagi orang-orang yang tak pernah menemukan kebahagiaan dalam hidupnya, namun bagi kita yang setiap saat, setiap hari selalu bahagia tak merasa rugi tak melalui malam tersebut dengan suka cita, hura-hura dan perbuatan sia- sia lainya, karena kebahagiaan sejati hanyalah milik orang-orang yang mampu meninggalkan kesia-sian dalam hidupnya, Karena waktu yang di berikan Allah di maknai untuk sebenar-benar tunduk kepadanya tanpa penggalangan tahun sekalipun…

Investasi dunia hanya akan mendapat dua kemungkinan yaitu rugi atau beruntung, namuninvestasi akhirat, anda tak akan pernah merugi , sayang kita lebih banyak memilih investasi dunia dengan segala ketidakpastian….

Regards.

Johanes Chandra Ekajaya,
Johanes Chandra Eka Jaya,
Johanes Chandra,
Chandra Ekajaya,
Yohanes Chandra Ekajaya,
Yohanes Chandra Eka Jaya,
Yohanes Chandra,

Baca Juga :