Mendikbud Dukung Bupati Purwakarta Tentang Larangan Memberikan PR

Mendikbud Dukung Bupati Purwakarta Tentang Larangan Memberikan PR
Mendikbud Dukung Bupati Purwakarta Tentang Larangan Memberikan PR

Mendikbud Dukung Bupati Purwakarta Tentang Larangan Memberikan PR

Mendikbud Dukung Bupati Purwakarta Tentang Larangan Memberikan PR. Tak hanya bupati Purwakarta, Dedy Mulyadi yang berpendapat bahwa pekerjaan rumah atau PR Akademis sebenarnya dapat membebani siswa. Rupanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, mempunyai pendapat yang sama dan mendukung program yang digalakkan oleh Bupati Purwakarta tersebut.

Sempat diketahui bahwa Bupati Purwakarta telah mengeluarkan keputusan resmi tentang larangan guru untuk memberikan pekerjaan rumah atau PR Akademis kepada siswa, Senin (5/9/16). Ditemui Chandra Ekajaya dalam sebuah jumpa pers di Jakarta, Rabu (7/9/16). Muhadjir mengatakan keputusan yang dibuat oleh Bupati Purwakarta itu memang tepat dan harus segera diterapkan.

Mendikbud berharapa agar pendidikan di Indonsia memberlakukan sistem yang ada di Purwakarta. Meski begitu, Kemendikbud tidak membuat peraturan yang sama seperti yang telah diterapkan Dedy Mulyadi di setiap sekolah daerah Purwakarta.

Muhadjir menilai, lebih baik para guru memberikan tugas yang bersifat praktik kepada anak didiknya dari pada memberikan PR yang bersifat akademis karena menurutnya, PR yang mewajibkan kita langsung kedalam praktik, bisa membuat para siswa mengeksplor kreatifitasnya dan juga menjadikan siswa tersebut mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *