Burung Merpati Jacobin Terlihat Gagah dan Elegan

Merpati jacobin

Burung merpati sudah dimanfaatkan manusia sejak zaman dahulu. Ada berbagai macam jenis, dari pedaging, pos, balap dan juga hias. Merpati jenis hias ini merupakan merpati yang unik dan indah bentuknya. Bagaimana tidak, bulu-bulunya yang ada di leher merpati ini berumbai indah, seperti seorang model yang tengah tampil membawakan fashion terkini. Merpati hias yang dijuluki Jacobin ini, memang menjadi alternative pilihan bagi pecinta burung hias. Keunikan burung ini banyak diburu oleh para kolektor merpati hias. Bahkan, kepemilikan burung Jacobin juga menjadi pendongkrak prestisius sang pemilik. Sama seperti burung dara lainnya, Jacobin ini juga cukup mudah dalam hal perawatan hingga budidayanya. Peminat burung ini pun dari hari ke hari makin bertambah. Hal inilah yang membuat prospek bisnis budidaya burung merpati hias, jenis Jacobin ini cukup bagus.

Merpati jacobin

Bambang Setiaji yang merupakan salah satu peternak burung ini sangatlah merasakan bagaimana suka dukanya. Memang untuk merpati jenis ini harganya cenderung stabil karena peminatnya juga banyak. Jacobin sangat cocok dibudidakan di Indonesia, karena merpati hias ini termasuk mudah dalam perawatan. Untuk pakan, Bambang biasanya hanya memberikan jagung dan karak, sesekali diselingi beras merah. Dan, yang paling penting selalu disediakan air bersih untuk minum di kandang yang diganti setiap hari. Agar telurnya selalu berhasil dalam penetasan, jangan memberikan bekam atau jerami di rumah-rumahan Jacobin tempat dia bertelur, melainkan dikasih pasir kering. Pasir ini juga kadang sebagai pakan burung dalam membantu proses pencernaan.

Salah seorang penghobi burung hias, Chandra Ekajaya merupakan orang yang sering mengambil bakalan burung atau merpati jacobin muda ini dari tempat Bambang. Chandra Ekajaya sebenarnya tidak begitu minat dengan burung merpati tetapi karena suatu hari ketika ia bermain ke kandang milik Bambang ia tertarik dengan bentuk yang unik dari merpati jacobin ini.

Merpati jacobin

Untuk fungsi sendiri, Chandra Ekajaya meletakkan burung dara jenis ini di tengah kebunnya dengan kandang yang luas agar enak untuk dinikmati ketika ia sedang bekerja di kebunnya yang luas. Bambang sendiri kadang masih mengimport jenis burung ini dari negara asalnya karena untuk beberapa varian dari burung ini masih belum dikembangkan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *