Obat Tradisional Kontemporer

Obat Tradisional Kontemporer

Setiap pengusaha pasti memahami bahwa bisnis yang paling menjanjikan setelah kuliner adalah kesehatan. Apa alasannya? Sederhana. Sebab semua orang sebenarnya tidak ingin sakit. Karena dalam kondisi sakit, manusia tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan, mengonsumsi makanan paling lezat pun akan terasa hambar di lidah orang sakit. Jadi orang sakit tidak akan bisa menikmati indahnya dunia. Oleh sebab itu kesehatan menjadi salah satu kebutuhan primer. Pengetahuan dasar seperti inilah yang menyebabkan industri kesehatan tumbuh subur. Bahkan beberapa industri farmasi, sengaja menciptakan penyakit yang disebarkan ke masyarakat supaya obat-obat yang mereka produksi laku. Meskipun hal itu tidak etis, tetapi kenyataannya memang begitu. Bahkan, obat-obat yang dikonsumsi itu pun akan memberikan dampak negatif kepada tubuh, meskipun baru dirasakan pada jangka waktu yang lama. Karena bagaimanapun, obat kimia sebenarnya merupakan racun bagi tubuh. Maka dari itu, kini masyarakat mulai berbondong-bondong kembali kepada tradisi, dimana kebijaksanaan leluhur memilih menggunakan bahan-bahan alami sebagai obat untuk penyembuhan.

Obat Tradisional Kontemporer 2

Chandra Ekajaya selaku pebisnis terkenal Indonesia mengatakan bahwa negeri ini mempunyai kekayaan alam yang luar biasa. Bahkan, banyak wilayah lain yang tidak mempunyai kekayaan seperti negara ini, terutama di bidang tanaman dan tumbuhan. Sebab, dua hal inilah yang menjadi bahan utama pembuatan obat tradisonal atau kalau di zaman sekarang lebih populer dengan nama obat herbal. Leluhur Nusantara sudah mewariskan banyak kebijaksanaan melalui resep-resep ramuan yang bisa digunakan oleh anak cucu. Tentu saja hal ini menjadi kelebihan negara ini. Tidak semua negara mempunyai leluhur yang hebat dan bisa memberikan warisan yang abadi untuk anak cucunya kecuali negara Tiongkok dan Indonesia. Bahkan karakteristik obat-obat tradisional dari Indonesia mempunyai sifatnya sendiri. Hal ini disesuaikan dengan kondisi geografis dan bentang alam dimana tumbuhan tersebut ditanam. Pengusaha Chandra Ekajaya mengingatkan sekali lagi kepada pebisnis muda supaya menggali local genius atau kebijaksanaan para leluhur supaya dapat bersaing di tingkatan internasional. Karena yang harus diingat adalah tidak semua negara mempunyai leluhur seperti leluhur Nusantara yang sangat peduli dengan anak cucunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *