Obligator Terus Dikejar

Melalui kementerian keuangan, Sri Mulyani selaku menteri sangat menginginkan para obligator yang mendapatkan bantuan likuiditas bank Indonesia tetap dikejar hingga ke liang kubur. Walaupun keberadaan para obligator yang masih mempunyai kewajiban tersebut tidak diketahui dimana rimbanya, tetapi menteri keuangan ini sangat ingin mereka ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Menurutnya, hal ini mempunyai sangkut paut dengan pengusaha yang merupakan pemilik bank-bank yang bersangkutan dan menerima dana talangan tersebut. Menurut wanita ini, para obligator tersebut belum memenuhi kewajibannya. Terlebih setelah itu ada perjanjian antara pemerintah dengan para pengusaha, tetapi mereka belum membayar atau memenuhi beberapa kewajiban yang sudah menjadi kesepakatan bersama, maka dari itu mereka harus dikejar. Dana yang sudah dikucurkan oleh pemerintah, harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Maka dari itu, para pengusaha yang kabur ini harus bertanggungjawab terhadap dana yang sudah diberikan sebelumnya. Hal ini juga termasuk pengembalian dana dan bunga yang menyertainya. Sebab kejadiannya sudah sangat lama.

Obligator Terus Dikejar

Kejadian ini sudah belangsung 20 tahun yang lalu, tepatnya tahun 1997. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa krisis ekonomi dunia pada tahun itu disebabkan oleh 100 lebih obligator dari Indonesia. Pengusaha Chandra Ekajaya adalah salah satu saksi sejarah yang menyaksikan bagaimana mereka merusak perekonomian dunia melalui negara Indonesia. Sebab, secara hukum internasional, apa yang sudah mereka lakukan memang merugikan banyak negara, tetapi polisi internasional pun tidak mampu menjangkau mereka, sebab tidak ada hukum yang bisa menjangkau mereka saat itu. Maka dari itu, saat pemerintahan Gus Dur, beliau memberi instruksi kepada adiknya untuk menagih uang-uang yang ada di beberapa orang dengan tujuan menyelamatkan perekonomian bangsa Indonesia. Cara model premanlah yang digunakan oleh pemerintahan ini. Alhasil, bangsa dan negara ini bisa selamat hingga sekarang. Kemudian, Chandra Ekajaya mengatakan bahwa di era pemerintahan Jokowi, beliau senang bahwa para obligator tersebut akan dikejar dan dimintai pertanggungjawabannya. Bila hal ini bisa dilakukan, maka sudah jelas Indonesia akan bangkit menjadi negara besar dan mercusuarnya dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *