Yohanes Eka Jaya Chandra Ingin Jadi Pengusaha Mobil

Yohanes Eka Jaya Chandra Ingin Jadi Pengusaha Mobil

Lahir dari keluarga pengusaha, Yohanes Eka Jaya Chandra sukses meraih banyak kesuksesan. Tak hanya itu, Yohanes Eka Jaya Chandra, mulai menabung demi menggapai mimpinya. Banyak brand yang sudah dikembangkan oleh Yohanes Eka More »

Yohanes Chandra Ekajaya Mengupas Chelsea Veronnia Pacar Samuel Alexander Pieter

Yohanes Chandra Ekajaya Mengupas Chelsea Veronnia Pacar Samuel Alexander Pieter

Samuel Alexander Pieter atau yang lebih dikenal dengan nama Younglex merupakan seorang artis pendatang baru yang dikenal melalui video dan lirik lagu-lagu kontroversialnya di youtube. Sebenarnya younglex bukanlah seorang rapper baru. Ia More »

Yohanes Chandra Ekajaya Buka Jasa Service Genteng

Yohanes Chandra Ekajaya Buka Jasa Service Genteng

Sebagai seorang pengusaha kampong Yohanes Chandra Ekajaya membuat usaha yang sesuai dengan desanya. Pada umumnya orang di kampong Yohanes berjualan genteng, sehingga membuat Yohanes Chandra Ekajaya mengikuti tren di desanya. Dia membuat More »

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Bermain Gitar

Yohanes Chandra Ekajaya Belajar Bermain Gitar

Do remi do remi itulah yang terdengar dari sudut rumah samping empang, dia adalah Yohanes Chandra Ekajaya yang sedang belajar bermain gitar. Dia sudah lama mempelajari gitar, terutama sejak dia berada dirumah More »

Mendadak Ayam Penyet Yohanes Chandra Ekajaya

Mendadak Ayam Penyet Yohanes Chandra Ekajaya

Bagi seorang pengusaha sekelas Yohanes Chandra Ekajaya nama merek atau brand yang lucu, unik, dan menarik adalah hal yang sangat penting. Baginya nama Mendadak Ayam Penyet adalah nama yang mempunyai daya tarik More »

 

Pengalaman Usaha Sablon Kaos

sablon kaos

Usaha sablon kaos merupakan sebuah usaha yang membutuhkan pengetahuan dan skill di bidang sablon. Bagi seorang pemula seperti Handoko warga Malang, jawa Timur ini mengatakan bahwa apapun usahanya asalkan bidang yang disukai dan didukung dengan semangat dan kerja keras Insya Allah akan baik hasilnya. Awalnya dulu Handoko membaca-baca seputar sablon baik dari buku, browsing di internet dan lain sebagainya. Setelah mendapat informasi dasar sablon ia mencoba sendiri, untuk membuat afdruk screen sablon.

Nah disitu ia merasa informasi dari membaca saja belumlah cukup, Handoko mencoba mencari info lain seperti dari video youtube untuk membuat afdruk screen. Handoko tidak putus asa dengan mencari informasi industri sablon di tempat ia tinggal yaitu Malang. Setelah mencari cari informasi akhirnya ia bertemu dengan seorang pegawai koperasi yang melayani dan membantu modal dan juga ilmu dalam bidang usaha di Malang.

Koperasi itu bernama Koperasi Chandra Jaya Bersinar Group. Koperasi ini didirikan oleh Chandra Ekajaya yang juga merupakan seorang pengusaha. Dari beberapa pelatihan yang diselenggarakan oleh koperasi ini akhirnya ia bisa menemukan sebuah trik dan cara khusus agar berhasil dalam membuat afdruk screen sablon.

sablon kaos

Sehari ia di workshop sablon yang diarahkan oleh koperasi milk Chandra Ekajaya ini dan memperhatikan cara melakukan aktifitas sablon sambil bertanya-tanya. Nah dari situ ia mendapatkan tips dan trik yang sangat bermanfaat. Apa yang disampaikan dapat ia tangkap dengan baik dikarenakan ia telah banyak membaca-baca di internet, secara teori handoko paham tapi secara paktek saat itu masih nol.

Sepulang dari workshop sablon yang disarankan oleh koperasi milik Chandra Ekajaya itu, ia langsung mencoba dan hasilnya luar biasa, ia dapat membuat afdruk screen dengan baik hasilnya, Handoko sangat senang sekali. Handoko terus mencoba dan belajar, semakin lama semakin paham karakter alat dan bahan sablon.

Alhamdulillah sekarang ia sudah mempunyai usaha sablon kaos yang saya beri nama M Kaos Malang. Banyak manfaat yang ia dapat setelah mengikuti pelatihan dari koperasi Chandra Jaya Bersinar Group milik Chandra Ekajaya ini. Selain pelatihan, bantuan alat dan juga pemasaran mulai dibantu oleh koperasi itu.

Laundry Yang Menjanjikan Keuntungan

laundry

Penghasilan yang besar tenyata bukanlah jaminan untuk menentramkan hati, kejenuhan pun juga menghampiri Mhafud. Ia mengaku capek juga bekerja tiap hari pulang malam. Bahkan hari sabtu dan minggu tetap berangkat, karena ia harus meng handle beberapa bagian sekaligus. Dalam suatu kesempatan, Mahfud pun mengikuti pelatihan Young Entrepreneurship yang diadakan oleh Chandra Ekajaya melalui koperasi yang ia dirikan yaitu koperasi Chandra Jaya Bersinar Group. Tentu saja disini ia dikompor-kompori untuk segera resign dari pekerjaan dan mendirikan usaha sendiri.

Namun, di kelas Young Entrepreneurship ini ia juga menjadi orang yang cukup di favoritkan oleh teman-temannya. Mengingat Mahfud adalah seorang pegawai perusahan besar. Waktu pun terus berjalan, hingga Mahfud menikah. Dalam suatu kesempatan, ia melihat di daerahnya ada peluang untuk membuat usaha Laudry. Waktu itu usaha Laundry masih belum ada didaerahnya. Namun melihat banyak teman-temannya yang sibuk dan sebagian besar adalah warga pendatang, ia pun melihat hal itu sebagai suatu prospek.

laundry

Walhasil, tak disangka-sangka di hari pertama ia buka ada sekitar 100Kg cucian dari teman sekantornya. Karena belum berpengalaman, ia pun bingung untuk memanage cucian sebanyak itu. Akhirnya terjadi kesalahan-kesalahan dan ia pun menerima beberapa komplain dari teman-temannya. Sejak saat itu Mahfud mulai melakukan perbaikan-perbaikan dengan belajar pada orang yang lebih ahli.

Melihat bisnis Laundry nya semakin berkembang, nafsu serakah pun mulai menghinggapi Mahfud. Akhirnya ia hutang berkali-kali ke bank untuk membuka cabang dimana-mana. Namun, yang terjadi selanjutnya adalah omsetnya tidak cukup untuk membayar cicilan hutangnya yang mencapai ratusan juta rupiah itu.

Akhirnya ia mendapat sebuah pencerahan untuk meminjam dana di koperasi tempat ia mengikuti pelatihan tersebut. Akhirnya ia meminjam dana di koperasi yang didirikan oleh Chandra Ekajaya itu. Disana ia banyak mendapat banyak keuntungan, karena dalam pengelolaan bisnisnya ini tak hanya dibantu dalam hal pendanaan saja.

Akan tetapi Mahfud juga dibantu oleh koperasi milik Chandra Ekajaya ini dalam bentuk penataan manajemen dan juga pengelolaan yang bagus. Alhasil hingga saat ini usaha laundry milik Mahfud sudah berkembang pesat dan juga mempunyai 10 cabang di daerahnya dengan tenaga orang-orang yang membutuhkan disekitarnya.

Pelaku Usaha Membangun Jaringan Ekspor

Pelaku Usaha Membangun Jaringan Ekspor 2

Banyak wirausahawan di dekade ini yang mempunyai pandangan atau visi yang jauh ke depan. Mereka membuat asosiasi atau perkumpulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang bertujuan untuk memperluas pasar luar negeri. Jadi yang menjadi sasaran adalah pasar ekspor. Oleh karena itu masyarakat Indonesia, khususnya para wirausahawan dan pengusaha muda sering mengadakan pertemuan, baik seminar maupun coaching business. Menurut penuturan mereka, pertemuan-pertemuan tersebut diadakan untuk tindak lanjut dari program pemerintah dengan para pelaku usaha kecil dan menengah tentang mendorong para pelaku usaha daerah untuk menumbuh kembangkan akses serta meningkatkan produktivitas ke pasar tujuan ekspor. Pemerintah pun memberikan pembinaan serta pelatihan serta memberikan informasi utama dan pertama mengenai peraturan serta kebijakan ekspor. Pemerintah juga akan memberikan informasi mengenai peluang dan potensi ekspor maupun impor. Sosialisasi mengenai regulasi dan kebijakan serta informasi memang merupakan kebutuhan pokok para pelaku usaha. Sebab mereka memang kurang akses dan pengetahuan terhadap hal tersebut.

Pelaku Usaha Membangun Jaringan Ekspor

Masyarakat saat ini sudah semakin maju dan visioner. Bila dibandingkan para pelaku usaha di zaman dahulu, maka mereka lebih memahami konsep globalisasi. Pengusaha Chandra Ekajaya saat menjelaskan tentang kebijakan dan regulasi mengatakan bahwa pelaku usaha biasanya menganggap kegiatan ekspor dan impor sebagai hal yang sangat mewah dan mahal. Padahal jika mereka memahami tentang substansinya, maka kegiatan ekspor maupun impor itu merupakan hal yang tidak luar biasa. Sebab, semua jenis produk usaha mikro, kecil dan menengah bisa diekspor. Permasalahan utama para pelaku usaha adalah tidak mengerti dan memahami serta buta informasi terkait dengan perdagangan impor dan ekspor. Selain itu mereka juga tidak mempunyai jaringan tersebut. Sehingga tugas dan pemerintah di sini adalah memfasilitasi dan menghubungkan para pelaku usaha dengan pelaku usaha yang lain di negara tujuan ekspor. Melihat globalisasi yang semakin nyata, maka para pelaku usaha yang tergabung nantinya akan difasilitasi untuk menyelenggarakan pameran di negara-negara asing bekerja sama dengan negara tujuan supaya produk dan jasa usaha kecil dan menengah dikenal publik manca negara. Chandra Ekajaya berharap hal itu segera terealisasi.

Bisnis Beromzet Miliaran Rupiah

Bisnis Beromzet Miliaran Rupiah

Dalam perhitungan angka, unit usaha bisa disebut sebagai unit usaha kelas menengah ke atas bila mempunyai omzet di atas 1 miliar rupiah. Ada banyak orang dari kalangan rakyat menengah yang mampu menghasilkan omzet tersebut. Alhasil mereka pun berhasil membuka lapangan pekerjaan dan menyerap banyak pengangguran. Salah satu pengusaha yang berhasil adalah Rosi. Sebelumnya dia bekerja sebagai seorang penjaga toko bangunan. Tetapi ia memutuskan hal yang sangat fundamental dalam hidupnya. Ia memilih meninggalkan pekerjaannya dan mengembangkan bisnis minuman kesehatan yang berbentuk jus. Bisa dikatakan ia menjadi seorang pengusaha yang sukses dalam waktu relatif cepat. Dalam rentang waktu 5 tahun, ia sudah dapat melipat gandakan omzetnya. Padahal modal yang ia gunakan hanya sekitar 5 juta rupiah, tetapi kini ia sudah bisa menghasilkan omzet miliaran rupiah. Kisah dari Rosi sangat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia. Dimana ia berani melintasi disiplin ilmu dan pekerjaannya.

Bisnis Beromzet Miliaran Rupiah 2

Jus yang dijual olehnya adalah jus kacang hijau. Semua orang Indonesia mengamini bahwa kacang hijau memang mempunyai manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Rosi sangat terinspirasi oleh pengusaha Chandra Ekajaya. Dengan mengikuti segala sepak terjang beliau, Rosi mencontoh dan mulai menemukan pola sendiri. Karena itu bila ada tokoh pengusaha yang ia idolakan, maka beliau dan Bob Sadino adalah pengusaha idolanya. Saat ini bisnis jus kacang hijau ini sudah berhasil menyerap tenaga kerja sejumlah 50 pegawai. Hal ini tentu perlu diapresiasi secara positif. Apalagi untuk langkah ke depan ia bersiap untuk menghadapi globalisasi. Maka ia berencana untuk melebarkan rumah produksi serta membuka cabang dan akan melakukan riset, penelitian dan pengembangan untuk khasiat jus kacang hijau bagi kesehatan manusia. Selain itu varian-varian baru juga diciptakan untuk memenuhi hasrat dari konsumen. Sehingga jus yang tersedia saat ini tidak hanya jus kacang hijau, tetapi juga ada jus kacang koro, jus kacang dele, jus kacang merah, dan jus kacang ungu. Kacang-kacang yang disediakannya pun merupakan kacang pilihan sehingga kandungan gizinya bisa dijamin. Chandra Ekajaya sangat mendukungnya.

Chandra Ekajaya Kuatkan Asosiasi

Pengusaha Chandra Ekajaya bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Nusantara Kabupaten Wonosobo. Ia mengusulkan kepada kelompok ini supaya lebih menekankan jejaring usaha. Sehingga jaringan akan semakin kuat dan soliditas organisasi semakin kokoh. Sehingga nanti kinerja dari asosiasi ini pun akan semakin meningkat. Ia berharap nantinya asosiasi ini dapat menjalin relasi dagang dengan instansi ataupun lembaga ekonomi, baik pemerintah maupun swasta. Sehingga nantinya kerja sama akan semakin luas dan strategis. Para pengusaha pasti sadar bahwa kerja sama dan sinergitas sangat penting dalam membangun sebuah usaha. Selain mengusulkan hal-hal tersebut, Chandra Ekajaya menambahkan penjelasan bahwa yang dimaksud dengan penguatan adalah memberikan pembekalan ataupun pelatihan tentang problem solving untuk menghadapi berbagai macam persoalan yang sering dihadapi oleh para pengusaha di dunia usaha. Pengusaha kelahiran Malang, Jawa Timur ini memutuskan untuk bergabung dengan asosiasi karena kelompok ini menawarkan program pengusaha melek hukum. Ekonomi adalah tombak, sedangkan hukum adalah perisai.

Chandra Ekajaya Kuatkan Asosiasi

Bagi asosiasi ini para pengusaha harus mengerti dan memahami hukum di Indonesia. Sehingga nantinya usahanya tidak akan terkendala permasalahan hukum. Misalnya seperti jasa makelar transportasi online. Kini sedang menghadapi dilema karena peraturan pemerintah. Karena itu, menurut pengusaha Chandra Ekajaya, Asosiasi Pengusaha Nusantara adalah pilihan tepat. Pengusaha-pengusaha harus bersatu dan bekerja sama supaya mereka bisa membangun perekonomian bangsa dan negara ini. Sebab bagaimanapun juga, basis bisnis adalah berkompetisi. Tetapi yang harus diingat adalah melakukan persaingan secara sehat, yakni fair dan obyektif. Sehingga harga diri bangsa dan negara Indonesia pun tetap terjaga. Selain itu hasil yang akan didapatkan pun memberikan rasa aman dan nyaman. Akan berbeda hasilnya jika kompetisi tersebut dilakukan secara sembrono. Pasti akan mendatangkan kerisauan. Berbagai pelatihan dan fasilitas pun diberikan asosiasi ini. Misalnya saja tentang kesehatan. Pengusaha Chandra Ekajaya sangat mengapresiasi secara positif adanya kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan masyarakat. Sebab, para pengusaha juga harus memperhatikan kesehatannya, supaya mereka mampu menggerakkan roda perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan secara lebih luas.

Pengusaha Daring Semakin Besar

Pengusaha Daring 2

Internet adalah suatu fenomena abad 21 yang tidak bisa dihindari. Kini bisa dikatakan bahwa seluruh lini kehidupan manusia berkaitan dengan internet. Bahkan, kehidupan politik, ekonomi, dan budaya pun terpengaruh oleh perkembangan teknologi itu. Di sektor ekonomi, pertumbuhan bisnis daring melonjak secara drastis. Generasi muda Indonesia bisa memanfaatkan peluang besar ini untuk menumbuhkan ekonomi secara pribadi maupun kolektif. Banyak analis ataupun pakar ekonomi Asia Tenggara dan Asia menyarankan supaya penduduknya berperan aktif dan mengembangkan bisnis perdagangan secara daring yang bisa dikatakan sangat besar. Sri Mulyani, sebagai seorang pakar ekonomi mengatakan bahwa fenomena seperti ini tidak akana datang berulang kali. Menurutnya, saat ini negara dan bangsa Indonesia sedang bertransformasi dari masyarakat melek internet menjadi masyarakat digital. Beliau mencontohkan sebuah negara adidaya dari Asia, yakni Tiongkok. Ia menjelaskan bahwa Tiongkok pada satu setengah dekade yang lalu, perekonomian daringnya masih 10 persen bila dibandingkan dengan zaman sekarang.

Pengusaha Daring

Negeri Tirai Bambu saat ini menjungkirbalikkan paradigma ekonomi dunia dengan ekonomi digitalnya. Misalnya saja perusahaan sekelas alibaba yang benar-benar menyaingi e-bay ataupun amazon. Bahkan banyak pengusaha muda yang turut serta dalam memanfaatkan momentum tersebut. Sri Mulyani menambahkan bahwa jika para pelaku ekonomi Indonesia tidak segera mengambil peluang ini, maka kesempatan emas ini akan diambil oleh pelaku bisnis negara lain. Sebab sifat dari ekonomi daring tidak mengenal batas negara sehingga bisa diakses secara cepat dan mudah. Bahkan pengusaha sekelas Chandra Ekajaya memberikan penjelasan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi para pengusaha untuk terjun ke ekonomi internet. Bila negara ini baru bergerak lima tahun lagi, maka ia sudah memastikan bahwa peluangnya tidak sebesar saat ini. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi internet sangat cepat, sehingga perusahaan manapun mempunyai kesempatan dan peluang yang sama, persoalannya hanya mengenai strategi, metode, dan waktu. Pengusaha Chandra Ekajaya membaca berbagai riset yang menyebutkan bahwa masyarakat saat ini semakin banyak mengakses internet melalui smartphone, apalagi didukung dengan paket data yang semakin murah.

Ramuan Herbal Yang Perlu Diawasi Peredarannya

ramuan herbal

Papanaya yang merupakan sebuah obat herbal ini sudah lama diramu oleh orang-orang sebelum kita dahulu yaitu semasa lampau di era penjajahan. Obat alami ini memang berguna sebagai penggugur kandungan yang masih muda yaitu dibawah satu bulan karena pada zaman dahulu masa penjajahan banyak wanita yang dijual kepada pihak penjajah sebagai pemuas nafsu binatang mereka. Beberapa dari mereka bahkan ada yang hamil hingga melahirkan tanpa adanya seorang ayah.

ramuan herbal

Fungsi dan tujuan penciptaan obat ini hanyalah untuk memutus pola kelahiran tanpa adanya seorang ayah. Akan tetapi saat ini malah sebaliknya banyaknya para anak muda yang mengalami pergaulan bebas dan juga hubungan diluar nikah menyebabkan banyaknya angka kelahiran seorang anak diluar nikah dan tanpa ayah.

Chandra Ekajaya yang merupakan pemuda asli Wonosobo ini ternyata sudah dibekali ilmu secara turun-menurun oleh neneknya jaman dahulu melalui keluarganya sebagai seorang peramu obat herbal penggugur kandungan yang masih muda. Obat ini bernama Papanaya. Papanaya merupakan ramuan herbal tradisional yang masih dijaga keberadaanya oleh Chandra Ekajaya.

ramuan herbal

Ia sebenarnya bukan berniat untuk memberikan obat ini sebagai penggugur kandungan kepada orang-orang yang belum menikah,akan tetapi ia memasarkan obat ini guna para keluarga yang sudah menikah dan tanpa sengaja ketika berhubungan badan lupa memakai alat kontrasepsi atau kondom bocor yang ber efek kehamilan yang belum direncanakan.

Untuk beberapa keluarga yang mengalami hal itu maka ia memberikan ramuan herbal nya ini kepada para pasangan ini yang mengalami kehamilan dibawah satu bulan karena di usia ini janin masih belum diberikan sebuah nyawa sehingga masih boleh untuk emnggugurkan kehamilan tanpa rencana tersebut.

Obat yang berasal dari ramuan alami ini sebagian besar terdiri dari Pepaya untuk bahan bakunya dan juga rumput-rumput serta tanaman lain yang diramu jadi satu hingga menjadi sebuah ramuan tradisional Papanaya ini. Dalam pengemasannya Chandra Ekajaya menggunakan plastik dengan aluminium foil dalam bentuk sachet dan bubuk agar mudah dalam memberikannya kepada para pasien dan selain itu ia tidak menjualnya secara bebas agar ia dapat mengawasi penggunaan obat ini.

Cacing Sutra Yang Menguntungkan

cacing sutra

Cacing meruapakan hewan yang banyak manfaatnya. Selain sebagai obat dan penyubur tanah ternyata cacing juga menjadi pakan. Peluang bisnis budidaya cacing sutra kian terbuka seiring maraknya budidaya ikan air tawar. Cacing sutra merupakan salah satu pakan favorit ikan, terutama ikan air tawar. Cacing ini memiliki kandungan gizi dan protein tinggi, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ikan. Salah seorang pebudidaya cacing sutra adalah Rizaldi asal Yogyakarta. Ia sudah membudidayakan cacing sutra sejak tahun 2009. “Budidaya cacing sutra masih menggiurkan karena banyak permintaan dari para pebudidaya ikan,” ujarnya.

cacing sutra

Rizal memiliki lima kolam budidaya cacing sutra. Masing-masing kolam memiliki ukuran 3 meter (m) x 3 m. Dalam sebulan, ia bisa memanen cacing sutra sebanyak dua kali. Setiap panen bisa menghasilkan 180 liter hingga 300 liter cacing sutra. Cacing tersebut dijual seharga Rp 45.000 per liter. Namun, kadang harga bisa di bawah itu, tergantung harga pasar. “Harga cacing ini memang fluktuatif,” ujarnya. Rizal bisa meraup omzet sekitar Rp 15 juta per bulan. Sebagian besar pelanggannya berasal dari daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Menurut Aris, sebagian besar konsumennya merupakan para pebudidaya ikan air tawar. Kadang, ia juga kerap mendapatkan pesanan dari pemasok pakan ikan. Tapi, jumlahnya tidak setinggi permintaan dari para pebudidaya ikan.

 

Dalam pemasarannya sendiri ia melakukan penitipan barang dagangannya kepada toko-toko kios pakan hewan atau ke toko-toko penjual ikan hias yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya. Dalam sekali mengirimkan cacing-cacingnya ini ia tak bisa menutupi semua pesanan yang cukup banyak. Hingga ia bergabung dengan sebuah kelompok agribisnis milik pengusaha Chandra Ekajaya yang akhirnya di dalamnya ia diamanati untuk mendirikan paguyuban peternak cacing bantul.

Di dalam paguyuban itu Chandra Ekajaya tidak ikut mengurusi dalam hal budidaya karena memang keahliannya hanyalah di bidang agribisnis saja. Akan tetapi ia membantu dalam proses manajemen dan juga pemasaran agar pasar cacing sutra bisa lebih luas dan menjangkau ke berbagai daerah terutama di Jawa tengah dan sekitarnya.

Burung Merpati Jacobin Terlihat Gagah dan Elegan

Merpati jacobin

Burung merpati sudah dimanfaatkan manusia sejak zaman dahulu. Ada berbagai macam jenis, dari pedaging, pos, balap dan juga hias. Merpati jenis hias ini merupakan merpati yang unik dan indah bentuknya. Bagaimana tidak, bulu-bulunya yang ada di leher merpati ini berumbai indah, seperti seorang model yang tengah tampil membawakan fashion terkini. Merpati hias yang dijuluki Jacobin ini, memang menjadi alternative pilihan bagi pecinta burung hias. Keunikan burung ini banyak diburu oleh para kolektor merpati hias. Bahkan, kepemilikan burung Jacobin juga menjadi pendongkrak prestisius sang pemilik. Sama seperti burung dara lainnya, Jacobin ini juga cukup mudah dalam hal perawatan hingga budidayanya. Peminat burung ini pun dari hari ke hari makin bertambah. Hal inilah yang membuat prospek bisnis budidaya burung merpati hias, jenis Jacobin ini cukup bagus.

Merpati jacobin

Bambang Setiaji yang merupakan salah satu peternak burung ini sangatlah merasakan bagaimana suka dukanya. Memang untuk merpati jenis ini harganya cenderung stabil karena peminatnya juga banyak. Jacobin sangat cocok dibudidakan di Indonesia, karena merpati hias ini termasuk mudah dalam perawatan. Untuk pakan, Bambang biasanya hanya memberikan jagung dan karak, sesekali diselingi beras merah. Dan, yang paling penting selalu disediakan air bersih untuk minum di kandang yang diganti setiap hari. Agar telurnya selalu berhasil dalam penetasan, jangan memberikan bekam atau jerami di rumah-rumahan Jacobin tempat dia bertelur, melainkan dikasih pasir kering. Pasir ini juga kadang sebagai pakan burung dalam membantu proses pencernaan.

Salah seorang penghobi burung hias, Chandra Ekajaya merupakan orang yang sering mengambil bakalan burung atau merpati jacobin muda ini dari tempat Bambang. Chandra Ekajaya sebenarnya tidak begitu minat dengan burung merpati tetapi karena suatu hari ketika ia bermain ke kandang milik Bambang ia tertarik dengan bentuk yang unik dari merpati jacobin ini.

Merpati jacobin

Untuk fungsi sendiri, Chandra Ekajaya meletakkan burung dara jenis ini di tengah kebunnya dengan kandang yang luas agar enak untuk dinikmati ketika ia sedang bekerja di kebunnya yang luas. Bambang sendiri kadang masih mengimport jenis burung ini dari negara asalnya karena untuk beberapa varian dari burung ini masih belum dikembangkan di Indonesia.

Martabak Susu Chandra Ekajaya Bentuk Rasa Cinta Seorang Ibu

Chandra Ekajaya Martabak Susu

Seorang ibu tentunya sangat menyayangi anak-anaknya. Seperti apa yang dilakukan para ibu secara kebanyakan, Dwi Astuti yang sangat menyayangi anak-anaknya. Anaknya yang sangat menyukai martabak ternyata merupakan awal mula Dwi astuti mendirikan usaha ini. Memakan martabak mungkin sudah lumrah. Namun bagaimana kalau martabak tersebut memiliki rasa yang unik. Sekali lihat, martabak susu milik kedai Dwi Astuti ini tak berbeda dengan martabak biasa ujar Chandra Ekajaya. Bahannya pun masih sama yakni kulit martabak dan adonan berisi daun bawang, telor bebek, dan daging cincang.

Yang membedakan tak lain rasa dan aroma setelah disajikan di piring saji. Resep rahasia ada pada campuran bumbu. Bumbu tersebut memang dibuat khusus sebagai campuran adonan. Nikmatnya rasa susu dalam gigitan martabak, setali tiga uang dengan omzet yang didapat tukas Chandra Ekajaya. Dwi mengaku dalam sehari mampu menghabiskan lima hingga enam kilo adonan atau sekitar 80 porsi.

Martabak Susu UKM Chandra Ekajaya

MarSu yang merupakan nama dari makanan itu tersaji dengan berbagai macam ukuran dan pilihan bahan tambahan seperti jamur. Rasa unik tersebut dapat dinikmati dengan kisaran harga 28 ribu hingga 35 ribu rupiah. Agar matang sempurna kuncinya ada pada pengapian yang stabil dan minyak yang disiram merata.

Ide tersebut datang dari kegemaran anak bungsunya menyantap makanan asal Arab Saudi tersebut. “Setiap hari anak saya yang paling kecil makan martabak. Lalu saya berpikir kenapa tidak buat sendiri. Lalu saya belajar membuat martabak dari pedagang pinggir jalan,” akunya.

Dengan sedikit inovasi dan bantuan dana yang diberikan oleh sebuah perusahaan pendukung UKM PT Chandra Ekajaya Oil yang dipimpin oleh Chandra Ekajaya, ia pun membuat nya dengan berbagai varian rasa, termasuk rasa susu. Selain rasa susu, terdapat beberapa varian rasa lainnya seperti rasa blackpaper. Pengunjung dapat membawa pulang pesanan martabak atau pun makan di tempat. Suasana joglo di kedai tersebut membuat pelanggan lebih nyaman. Disediakan pula berbagai menu minuman. Kedai Marsu buka pukul 13.00 WIB dan tutup pada 21.00 WIB.

Sampai saat ini Marsu masih menjadi anggota paguyuban UKM milik Chandra Ekajaya. Di dalam paguyuban ini Marsu termasuk salah satu UKM yang dapat bersaing dan bertahan hingga saat ini walaupun banyak sekali saingan yang ada di daerahnya.