Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Lukis Aneka Perabotan Rumah

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Lukis Aneka Perabotan Rumah 2

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Lukis Aneka Perabotan Rumah 1

Bagi pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya di era yang serba canggih, ekonomi kreatif dapat dijadikan sebagai salah satu sektor industri masif untuk mencari keuntungan. Melihat fenomena tersebut, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya tidak membuang kesempatan emas tersebut. Lewat perusahaan kreatifnya yang bernama Mirror Glass, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya membuat sebuah bisnis berupa sebuah galeri yang fokus untuk membuat produk perangkat makan lukis atau yang dikenal dengan painted dinnerware. Produksinya pun bertumpu pada kreativitas artistik.Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Lukis Aneka Perabotan Rumah 3

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya pun berproduksi berdasarkan tema, misalnya tema pertama Blooming Blossom dan kedua adalah tulip. Beberapa inspirasi dari desain produknya tersebut terinspirasi dari lukisan-lukisan Georgia O Keeffe. Sebagai pimpinan artistik sekaligus sebagai seorang pemilik, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya terus mengembangkan desain-desain produknya secara menarik agar dapat memenuhi target konsumen.

Atas permintaan para kolektor, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya juga pernah membuat sebuah karya dengan medium perabot rumah tangga berbahan bone china yang terbuat dari tulang ikan. Koleksi berjudul Blue Flower ini ternyata telah diluncurkan akhir tahun 2014 lalu. Beberapa kolektor dan teman tak hanya membeli produk-produknya, tetapi ia sampai memintanya untuk menata ruangan di rumah klien agar pas dengan peraboran rumah tangga yang ia pilih.Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Lukis Aneka Perabotan Rumah 2

Bone China sengaja dipilih oleh pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya karena sangat cocok untuk barang pecah belah dibandingkan dengan bahan keramik atau porselin. Selain ringan dan tidak gampang pecah, harga dari produknya pun dapat memiliki nilai jual yang tinggi. Hal tersebut untuk membayar proses produksinya yang membutuhkan waktu yang cukup panjang yaitu antara 1 hingga 2 bulan untuk sebuah produk. Harga per produk pun lumayan tinggi yaitu antara Rp 1,8 juta hingga Rp 5,5 juta. Meski bersaing dengan produsen yang memiliki bisnis yang sama, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya tak pesimis dalam menghadapi persaingan tersebut. Kini, banyak sekali pelanggannya untuk memesan produk dari pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya. Ke depan ia terus mengembangkan kualitas produk dan desain produk yang lebih menarik dan menjual agar dapat diterima oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *