Ramuan Herbal Yang Perlu Diawasi Peredarannya

ramuan herbal

Papanaya yang merupakan sebuah obat herbal ini sudah lama diramu oleh orang-orang sebelum kita dahulu yaitu semasa lampau di era penjajahan. Obat alami ini memang berguna sebagai penggugur kandungan yang masih muda yaitu dibawah satu bulan karena pada zaman dahulu masa penjajahan banyak wanita yang dijual kepada pihak penjajah sebagai pemuas nafsu binatang mereka. Beberapa dari mereka bahkan ada yang hamil hingga melahirkan tanpa adanya seorang ayah.

ramuan herbal

Fungsi dan tujuan penciptaan obat ini hanyalah untuk memutus pola kelahiran tanpa adanya seorang ayah. Akan tetapi saat ini malah sebaliknya banyaknya para anak muda yang mengalami pergaulan bebas dan juga hubungan diluar nikah menyebabkan banyaknya angka kelahiran seorang anak diluar nikah dan tanpa ayah.

Chandra Ekajaya yang merupakan pemuda asli Wonosobo ini ternyata sudah dibekali ilmu secara turun-menurun oleh neneknya jaman dahulu melalui keluarganya sebagai seorang peramu obat herbal penggugur kandungan yang masih muda. Obat ini bernama Papanaya. Papanaya merupakan ramuan herbal tradisional yang masih dijaga keberadaanya oleh Chandra Ekajaya.

ramuan herbal

Ia sebenarnya bukan berniat untuk memberikan obat ini sebagai penggugur kandungan kepada orang-orang yang belum menikah,akan tetapi ia memasarkan obat ini guna para keluarga yang sudah menikah dan tanpa sengaja ketika berhubungan badan lupa memakai alat kontrasepsi atau kondom bocor yang ber efek kehamilan yang belum direncanakan.

Untuk beberapa keluarga yang mengalami hal itu maka ia memberikan ramuan herbal nya ini kepada para pasangan ini yang mengalami kehamilan dibawah satu bulan karena di usia ini janin masih belum diberikan sebuah nyawa sehingga masih boleh untuk emnggugurkan kehamilan tanpa rencana tersebut.

Obat yang berasal dari ramuan alami ini sebagian besar terdiri dari Pepaya untuk bahan bakunya dan juga rumput-rumput serta tanaman lain yang diramu jadi satu hingga menjadi sebuah ramuan tradisional Papanaya ini. Dalam pengemasannya Chandra Ekajaya menggunakan plastik dengan aluminium foil dalam bentuk sachet dan bubuk agar mudah dalam memberikannya kepada para pasien dan selain itu ia tidak menjualnya secara bebas agar ia dapat mengawasi penggunaan obat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *