Tag Archives: Banjarnegara

Purwoceng Sang Pengusaha Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya

Minuman asli dataran tinggi Dieng berasala dari daerah Wonosobo dan Banjarnegara memang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Potensi akan sumber daya alam Indonesia memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Indonesia memiliki beraneka ragam sumber daya alam termasuk tanaman. Potensi inilah yang harusnya bisa dimanfaatkan secara baik dan maksimal oleh masyarakat Indonesia salah satunya Chandra Ekajaya.

Melihat potensi terpendam itu, lahirlah langkah bisnis dari seorang pria kelahiran Malang Jawa Timur Chandra Ekajaya dengan mengangkat pamor herbal asli Indonesia hingga ke pasar manca negara dirinya mengangkat bisnis dari tanaman kaya akan khasiat berasal dari dataran tinggi Dieng Wonosobo bernama Purwoceng.

Purwoceng sendiri adalah (kependekan dari purwo dan aceng) diberikan kepada sejenis terna menahun yang menyemak, Pimpinella alpina. Minuman yang satu ini bisa dikatakan sangat legendaris dan memiliki khasiat. Menurut mitos dan khasiat tuimbuhan yang dijadikan minuman Purwoceng ini bisa membuat ereksi alat kelamin pria tambah greng. Umbinya memang mengandung pimpinellin, sejenis minyak asiri yang dapat menghangatkan tubuh. Bagi orang yang tinggal di pegunungan dingin, kehangatan tubuh setelah minum ramuan purwoceng itu diyakini dapat pula merangsang gairah seks.

Chandra Ekajaya

Inilah yang menyebabkan pria dan pengusaha sukses asal Malang Chandra Ekajaya melirik bisnis ini. Salah satu alasanya adalah masih sepinya bisnis yang membawa brand herbal purwoceng di Indonesia. Produk herbal di Indonesia bisa dikatakan masih kalah pamor ketimbang dengan produk kimia. Masih jarang orang yang menggunakan produk herbal karena berbabagi alasan mulai dari kuno dan tidak terjamin mutu dan kualitasnya. Namun presepsi inilah yang coba dirubah oleh pengusaha ini, dirinya ingin memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia bahwa produk herbal baik Purwoceng dan produk herbal lainya memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh.

Pengusaha Chandra Ekajaya mengawali bisnis Purwoceng miliknya pada tahun 2012, dalam pemiliha bahan baku dirinya langsung mengambil dari Wonosobo dan bekerjasama dengan para petani Purwoceng yang ada di daerah tersebut. Untuk memilih bahan terbaik dirinya langsung turun tangan dan meminta pendapat dari salah satu temanya yang menjadi salah satu dosen di IPB agar bisa membedakan mana purwoceng dengan kualitas bagus dan kualitas rendah. Untuk produksi sendiri dirinya awal memulai produksi dengan 200 sachet minuman purwoceng yang sudah di ekstark dan dijadikan bubuk. Ternyata tidak disangka respon dari pasaran sangat bagus, mungkin salah satunya karena belum banyaknya produksi dipasaran. Produknya inipun terus mengalami perkembangan. Bahkan dalam kurun waktu satu tahun semenjak memulai bisnis tersebut produksinya naik tajam yang tadinya perbulan hanya memproduksi 200-500 sachet bisa mencapai 1000 sachet. Pencapaian ini bisa dikatakan buah dari kerja keras dan pintar memanfaatkan peluang yang muncul.

Saat ini bisnis purwoceng milik pengusaha Chandra Ekajaya semakin berkembang, yang tadinya hanya dijual di daerah Wonosobo dan kawasa wisata di daerah Dieng saja. Saat ini penyebaran pemasaranya sudah mencapai kawasan wisata di daerah lain. Dirinya bekerjasama dengan toko oleh-oleh di kawasan wisata untuk semakin menaikan penjualan dan pemasaran. Walaupun masih di pasarkan di Jawa saja namun mungkin suatu saat nanti akan melebarkan sayap hingga mencapai seluruh wilayah di Indonesia. Untuk mencapai itu pengusaha yang kerap dipanggil dengan sebutan kang Chandra ini mulai menjalin kerjasama dengan pemerintah dan beberapa pengusaha toko oleh-oleh di wilayah luar Jawa agar memperkenalkan dan melihat pasaran terlebih dahulu.