Tag Archives: Bisnis

Kartun Jadi Agen Promosi

Anak-anak masa sekarang sudah memiliki hasrat untuk tampil modis mengenakan jam tangan. Mereka punya selera tersendiri sebelum membeli jam. Sebab, pangsa pasarnya sudah jelas, tentu pengusaha menyediakan jam tangan khusus untuk anak-anak. Selain itu, anak-anak mudah sekali tertarik dengan desain-desain karakter kartun yang mereka idolakan. Salah satu karyawan toko jam tangan di salah satu swalayan Malang, Devi Putrawangi, mengatakan, penjualan jam tangan khusus anak-anak memiliki pasar tersendiri yang bisa dibilang bagus. Sebab, pada dasarnya anak-anak mudah tertarik ketika melihat barang yang menarik. Menurutnya ada 50 jam tangan terjual dalam sebulan. Selain itu, tambah dia, banyak sekali pilihan model karakter kartun yang dibuat khusus pada jam tangan tersebut. Tentu, karakter kartun sangat menarik perhatian bagi anak-anak. Namun, tak hanya karakter kartun saja, tetapi juga kombinasi warna-warna terang dan kalem. Jam tangan dengan karakter kartun yang dijual banyak sekali dan merupakan yang paling laris.

Kartun Jadi Agen Promosi 2

Kartun lama seperti Doraemon atau Hello Kitty atau kartu baru seperti Moana atau Frozen adalah yang paling laris. Anak-anak memiliki selera masing-masing, terkadang meminta dibelikan untuk dikoleksi. Ada yang beli untuk dikoleksi, karena mereka belum bisa membaca jarum jam. Chandra Ekajaya mengungkapkan hal yang senada. Bahkan di toko jam tangan di Jalan Mataram, menurutnya, jam tangan khusus anak-anak memang pangsa pasarnya jelas dan pasti. Kebanyakan anak-anak yang mampir di toko tersebut langsung tertarik. Selain tertarik pada karakter katun yang diminati, beberapa jam tangan juga difasilitasi lampu yang mampu kelap-kelip. Maka tidak mengherankan dalam sebulan, toko tersebut mampu menjual jam tangan anak-anak sedikitnya 45 buah. Para orang tua juga senang membelikan anaknya jam agar lebih tampail menarik. Orang tua pun membelikan dengan sesuka hati, sekaligus mengajari anak-anaknya membaca jarum jam. Pengusaha Chandra Ekajaya menilai ada faktor kartun di sini yang menjadi alat atau media promosi secara gratis. Maka kartun-kartun yang ditonton atau dibaca oleh anak-anak harus dikembangkan lagi untuk meningkatkan pendapatan pedagang.

 

Siti Rokhayah Pengusaha Muda Sukses Berkat Sistem Bisnis Endorsment

Endorsment Siti Rokhayah

Siti Rokhayah perempuan hijabers ini adalah mahasiswi UIN Sunan Kalijaga yang sukses menggeluti bisnis jilbab, memang saat ini jilbab sangat beragam dan bervariatif. Hijabers saat ini sangat kreatif, dengan menggunakan jilbab mereka mampu berhijab dengan modern. Jilbab yang dulu kurang diminati saat ini jilbab sudah jadi tresetter para kaum hawa di Indonesia.

Siti Rokhayah tidak membuang peluang bisnis ini, dia adalah wanita yang kreatif dan cantik, dengan kreatifitasnya ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Pertama kali dia berbisnis jilbab ini hanya teman teman lingkungan kampusnya yang membeli produknya, setelah hits dikampusnya dia memromosikan lewat sosial media instagram. Jilbab produksinya ini bisa sangat hits dikalangan para hijabers Indonesia. Dia mengatakan kalau kita berhijab bagaimana bisa tidak kelihatan jadul tapi bisa juga kelihatan modern.

Endorsment Siti Rokhayah

Di sosial media instagram Siti Rokhayahmempromosikan lewat endors ke teman teman hijab yang cantik untuk ikut mempromosikan jilbabnya. Dengan biaya Rp. 200.000 untuk biaya endors dia bisa menguntungkan Rp. 3 juta rupiah perbulannya. Hasil yang sangat bagus untuk dirinya yang masih belajar di bangku perguruan tinggi ini. Saat ini bisnisnya melebar ke pembuatan jilbab, dia memiliki toko dan mempunyai karyawan. Jilbabnya yang sudah dikirim ke seluruh Indonesia tapi juga sudah sampai ke negeri tetangga Malaysia.

Saat ada event event besar tentang hijab Siti Rokhayahselalu ikut berpartisipasi. Jilbab yang terkenal sampai malaysa itupun awalnya juga ikut event ke Malaysia tersebut. Dia tidak menutup diri untuk membayar para artis untuk jadi endors nya, pernah dia membayar Rp. 5 juta rupiah untuk 1 minggu iklan. Karena dengan cara tersebut produknya akan tersebar kepada para konsumen hijabers Indonesia. Dia juga selaku reseller terbaik di Indonesia, banyak juga yang mencari untung dari berjualan jilbabnya. Dia tidak merasa tersaingi, tetapi malah berterima kasih karena memilihnya untuk beli jilbab dan memakai produknya, saat ini perempuan jurusan psikologi ini mempunyai 5 karyawan dan memiliki 1 toko beserta 3 alat jahit jilbab. bukan hanya itu dia juga penyetok salah satu produk artis terkenal di Indonesia.

Pedas Loyang Pisang Mini Gugah Selera

Di pulau Jawa ini, khususnya di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, segala macam kuliner pasti ada. Apalagi untuk camilan, jenis ini yang paling banyak varian dan kreasinya. Masyarakat urban di kota ini memang terkenal dengan keanekaragaman kulinernya. Mulai dari camilan khas betawi, seperti kethoprak, kerak telor, roti buaya, lalu camilan khas sunda, misalnya cireng, cilok, dan cimol. Ada juga camilan dari jawa, seperti kuping gajah, dan masih banyak lagi. Beberapa camilan yang disebutkan tadi merupakan camilan zaman dahulu, sedangkan camilan masa kini dari segi namapun sudah menyesuaikan zaman. Misalnya saja makaroni ngehe, lumpia raksasa, cilok muncrat, dan sebagainya. Tetapi yang paling terkenal adalah Loyang Pisang Mini. Camilan ini dikeluarkan pada awal tahun 2017. Sambutannya sungguh luar biasa. Masyarakat merespon dan menyambutnya secara positif. Apalagi produk ini menggunakan jasa endorsment para artis dunia maya dan artis tanah air. Maka sudah pasti laris dan menjadi camilan utama warga Jakarta.

Pedas Loyang Pisang Mini Gugah Selera 2

Pemilik saham terbesar Loyang Pisang Mini, Chandra Ekajaya mengatakan bahwa rasa yang paling disenangi oleh penduduk Indonesia adalah rasa pedas. Dengan mengakomodasi rasa pedas itu, maka pengusaha muda ini yakin penduduk Indonesia secara luas akan semakin senang dengan produk ini. Rasa pedas yang diramu dan diracik dengan Loyang Pisang Mini dapat menggugah selera. Konsep seperti ini merupakan hal unik dan tidak biasa bagi masyarakat awam. Maka dari itu masyarakat justru sangat senang dengan produk-produk semacam ini. Bahkan sudah muncul banyak reseller yang menjajakan camilan ini. Para sales pun enggan ketinggalan mendapatkan keuntungan. Menurut keterangan pengusaha Chandra Ekajaya, mereka senang dengan variasi dan kreasi camilan ini. Di setiap ada keramaian pasti ada produk ini. Bahkan penjualan melalui daring pun juga dilakukan. Sehingga angka penjualannya sangat optimal dan maksimal. Untuk bulan puasa, mereka akan menyediakan Loyang Pisang Mini dengan rasa kolak. Sehingga nuansa khas puasa dan bulan ramadhan bisa dinikmati meski hanya dengan menikmati produk camilan ini.

Industri Kopi Kekurangan Alat

Industri Kopi Kekurangan Alat

Para pelaku usaha yang bergerak di sektor industri kopi sangat senang dengan keadaan pasar saat ini. Permintaan kopi selalu menduduki peringkat yang tinggi. Terutama di wilayah industri hilir, kopi menjadi komoditas utama. Hal ini sedang terjadi di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara. Pebisnis yang paling merasakan dampak dari meningkatnya indsutri ini adalah para pengusaha roasting. Ini menjadi kendala tersendiri di beberapa wilayah Sumatera. Padahal di beberapa kota besar, para petani ataupun pengusaha bahan baku sedang gencar-gencarnya mempromosikan kopi-kopi asli pulau Sumatera. Meskipun dalam peroastingan para petani menghadapi banyak kendala, tetapi para pelaku usaha tetap semangat dan optimis dalam mengembangkan industri hilir di ranah perkebunan kopi. Hal ini mereka lakukan karena mereka percaya dan yakin bahwa produk kopi mereka mampu bersaing dengan daerah-daerah lainnya di wilayah Indonesia maupun luar negeri. Apalagi pemerintah daerah juga sangat mendukung pertanian dan perkebunan kopi supaya bisa menjadi komoditas utama daerah.

Industri Kopi Kekurangan Alat 2

Optimisme dan semangat merupakan modal utama yang harus terus dipupuk. Karena dengan rasa percaya dan yakin, maka seluruh kendala dan hambatan pasti dapat diatasi. Industri hulu dan hilir dari kopi daerah pasti akan terus berkembang. Para pengusaha ini berkonsultasi kepada Chandra Ekajaya selaku pengusaha senior supaya dapat memberi solusi. Pebisnis senior ini mengatakan bahwa alangkah baiknya jika pemerintah dan pengusaha mayor merangkul dan mengajak para pelaku usaha kopi dalam merumuskan master plan bersama. Sehingga nantinya dapat memunculkan ide dan gagasan baru dalam pengolahan kopi. Sehingga industri hilir yang dihasilkan tidak hanya berkutat pada produksi biji kopi menjadi kopi bubuk. Melainkan mampu mengolah kopi menjadi produk olahan lainnya yang mempunyai nilai jual yang lebih tinggi. Misalnya saja produk-produk makanan yang memiliki rasa kopi. Chandra Ekajaya berhasil melihat faktor yang menjadi kendala, yakni alat produksi. Jadi para pelaku usaha masih belum dapat mencukupi produksinya karena terkendala dengan faktor alat. Jika hal ini dipenuhi maka tidak mungkin para pengusaha tersebut dapat menguasai pasar Asia Tenggara.

Chandra Ekajaya Pengaruh Persaingan Global Terhadap Produk You and Me Fashion

Bisnis Fashion Chandra Ekajaya

Persaingan global bisa menjadi sebuah mata pisau yang bisa berbalik kepada para pengusaha untuk bisnis yang dijalankan. Dalam persaingan bisnis memang persaingan adalah hal yang wajar di dunia bisnis. Terkadang bahkan ada beberapa perusahaan dan produk fashion yang tidak bisa bersaing dengan perusahaan dalam negeri dan terpaksa gulung tikar ujar Chandra Ekajaya.

Mengatasi persaingan bisnis khususnya di bidang fashion, Chandra Ekajaya bersama You and Me Fashion mencoba berbagai cara untuk mampu bersaing dengan perusahaan asing dan domestik untuk mampu bersaing di pasar bebas. Menurut Chandra Ekajaya pasar global sebenarnya memberikan berbagai macam kemudahan dan peluang besar bagi para pengusaha yang mampu masuk kedalam pasar global, disana bisa dijamin jika bisa masuk pasti produk tersebut secara otomatis akan terangkat pamor produk tersebut.

Pengusaha Fashion Chandra Ekajaya

Berbagai cara yang dilakukan untuk bersaing mungkin harus dilakukan oleh Chandra Ekajaya, salah satu potensi yang coba di raih selain meingkatkan kualitas produk adalah dengan cara menjalin kerjasama dengan beberapa pihak asing yang sudah mampu memberikan dampak positif di tatanan pasar global. Di era ini mungkin salah satu yang bisa digunakan adalah menggunakan strategi marketplace dan digital marketing.

Dengan menggunakan keduanya ini, menurut Chandra Ekajaya teknologi adalah salah satu hal terbaik dalam mengembangkan produk dengan cepat, tak terbatas tempat dan pastinya lebih murah dan efisien. Pengaruhnya pun bisa dibilang sangat signifikan terhadap potensi penjualan produk baik di domestic maupun global secara keseluruhan. Namun ada beberapa kendala untuk memulai penggunaan marketplace dan digital marketing dalam proses bisnis. Hal yang paling mendasar adalah sistem nya, jangan sampai dengan menggunakan sistem marketplace bukan malahan membuat konsumen menjadi kesulitan dalam proses jual beli maupun proses melihat produk yang akan dibeli, semuanya harus sudah terkonsep dengan baik dan bertujuan untuk kemudahan konsumen.

Memang persaingan global sudah mulai dirasakan oleh sebagian besar pelaku bisnis bukan hanya Chandra Ekajaya saja. Banyak yang sudah merasakan dampaknya mulai dari dampak positif yang dirasakan sampai dampak negatif yang dirasakan pula.

Chandra Ekajaya Kuatkan Asosiasi

Pengusaha Chandra Ekajaya bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Nusantara Kabupaten Wonosobo. Ia mengusulkan kepada kelompok ini supaya lebih menekankan jejaring usaha. Sehingga jaringan akan semakin kuat dan soliditas organisasi semakin kokoh. Sehingga nanti kinerja dari asosiasi ini pun akan semakin meningkat. Ia berharap nantinya asosiasi ini dapat menjalin relasi dagang dengan instansi ataupun lembaga ekonomi, baik pemerintah maupun swasta. Sehingga nantinya kerja sama akan semakin luas dan strategis. Para pengusaha pasti sadar bahwa kerja sama dan sinergitas sangat penting dalam membangun sebuah usaha. Selain mengusulkan hal-hal tersebut, Chandra Ekajaya menambahkan penjelasan bahwa yang dimaksud dengan penguatan adalah memberikan pembekalan ataupun pelatihan tentang problem solving untuk menghadapi berbagai macam persoalan yang sering dihadapi oleh para pengusaha di dunia usaha. Pengusaha kelahiran Malang, Jawa Timur ini memutuskan untuk bergabung dengan asosiasi karena kelompok ini menawarkan program pengusaha melek hukum. Ekonomi adalah tombak, sedangkan hukum adalah perisai.

Chandra Ekajaya Kuatkan Asosiasi

Bagi asosiasi ini para pengusaha harus mengerti dan memahami hukum di Indonesia. Sehingga nantinya usahanya tidak akan terkendala permasalahan hukum. Misalnya seperti jasa makelar transportasi online. Kini sedang menghadapi dilema karena peraturan pemerintah. Karena itu, menurut pengusaha Chandra Ekajaya, Asosiasi Pengusaha Nusantara adalah pilihan tepat. Pengusaha-pengusaha harus bersatu dan bekerja sama supaya mereka bisa membangun perekonomian bangsa dan negara ini. Sebab bagaimanapun juga, basis bisnis adalah berkompetisi. Tetapi yang harus diingat adalah melakukan persaingan secara sehat, yakni fair dan obyektif. Sehingga harga diri bangsa dan negara Indonesia pun tetap terjaga. Selain itu hasil yang akan didapatkan pun memberikan rasa aman dan nyaman. Akan berbeda hasilnya jika kompetisi tersebut dilakukan secara sembrono. Pasti akan mendatangkan kerisauan. Berbagai pelatihan dan fasilitas pun diberikan asosiasi ini. Misalnya saja tentang kesehatan. Pengusaha Chandra Ekajaya sangat mengapresiasi secara positif adanya kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan masyarakat. Sebab, para pengusaha juga harus memperhatikan kesehatannya, supaya mereka mampu menggerakkan roda perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan secara lebih luas.

Pengusaha Daring Semakin Besar

Pengusaha Daring 2

Internet adalah suatu fenomena abad 21 yang tidak bisa dihindari. Kini bisa dikatakan bahwa seluruh lini kehidupan manusia berkaitan dengan internet. Bahkan, kehidupan politik, ekonomi, dan budaya pun terpengaruh oleh perkembangan teknologi itu. Di sektor ekonomi, pertumbuhan bisnis daring melonjak secara drastis. Generasi muda Indonesia bisa memanfaatkan peluang besar ini untuk menumbuhkan ekonomi secara pribadi maupun kolektif. Banyak analis ataupun pakar ekonomi Asia Tenggara dan Asia menyarankan supaya penduduknya berperan aktif dan mengembangkan bisnis perdagangan secara daring yang bisa dikatakan sangat besar. Sri Mulyani, sebagai seorang pakar ekonomi mengatakan bahwa fenomena seperti ini tidak akana datang berulang kali. Menurutnya, saat ini negara dan bangsa Indonesia sedang bertransformasi dari masyarakat melek internet menjadi masyarakat digital. Beliau mencontohkan sebuah negara adidaya dari Asia, yakni Tiongkok. Ia menjelaskan bahwa Tiongkok pada satu setengah dekade yang lalu, perekonomian daringnya masih 10 persen bila dibandingkan dengan zaman sekarang.

Pengusaha Daring

Negeri Tirai Bambu saat ini menjungkirbalikkan paradigma ekonomi dunia dengan ekonomi digitalnya. Misalnya saja perusahaan sekelas alibaba yang benar-benar menyaingi e-bay ataupun amazon. Bahkan banyak pengusaha muda yang turut serta dalam memanfaatkan momentum tersebut. Sri Mulyani menambahkan bahwa jika para pelaku ekonomi Indonesia tidak segera mengambil peluang ini, maka kesempatan emas ini akan diambil oleh pelaku bisnis negara lain. Sebab sifat dari ekonomi daring tidak mengenal batas negara sehingga bisa diakses secara cepat dan mudah. Bahkan pengusaha sekelas Chandra Ekajaya memberikan penjelasan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi para pengusaha untuk terjun ke ekonomi internet. Bila negara ini baru bergerak lima tahun lagi, maka ia sudah memastikan bahwa peluangnya tidak sebesar saat ini. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi internet sangat cepat, sehingga perusahaan manapun mempunyai kesempatan dan peluang yang sama, persoalannya hanya mengenai strategi, metode, dan waktu. Pengusaha Chandra Ekajaya membaca berbagai riset yang menyebutkan bahwa masyarakat saat ini semakin banyak mengakses internet melalui smartphone, apalagi didukung dengan paket data yang semakin murah.

Pengusaha Agribisnis Menjamur

Pengusaha Agribisnis Menjamur 2

Dengan adanya rencana jangka panjang untuk mengkomodifikasi pangan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, maka para investor yang berasal dari luar negeri segera berbondong-bondong memberikan investasi kepada negara yang diapit oleh dua samudera dan dua benua ini. Dunia yang saat ini sudah merasakan gejala dari krisis pangan global tentu saja mencari keamanan mengenai kebutuhan pangannya. Maka dari itu, meskipun sebenarnya yang dilakukan pemerintah Joko Widodo hanya menyediakan tempat saja, sedangkan teknologi dan infrastruktur berasal dari para investor, tetapi ini merupakan langkah yang berani dan vital. Oleh sebab itu, wajar saja jika pengusaha yang bergerak di sektor agribisnis begitu banyak bagaikan jamur di musim hujan. Karena bila mereka benar-benar konsisten, pangan akan menjadi komoditas yang paling diperlukan oleh dunia. Mau semaju ataupun semodern apapun negerinya, manusia tetaplah makan makanan yang berasal dari pertanian, perikanan, dan peternakan. Jadi yang diperlukan pemerintah sekarang ini ialah mengubah mindset pertanian konvensional menjadi industri pertanian.

Pengusaha Agribisnis Menjamur

Meskipun dunia mengalami fase krisis pangan, bukan berarti dunia akan mengambil makanan atau pangan secara asal. Dunia tetap akan memilih produk terbaik. Sehingga komoditas pangan ini nantinya mempunyai standarisasi yang tinggi. Maka dari itu para pengusaha pertanian dalam memperluas pasar komoditasnya harus memahami dan mengerti kegunaan teknologi terbaru dalam pembangunan pertanian. Sehingga nantinya produk yang dihasilkan akan memiliki daya saing yang tinggi. Walaupun sasaran utamanya adalah mancanegara, tetapi para pengusaha agribisnis tidak boleh pasar dalam negeri. Seperti yang dilakukan oleh pengusaha Chandra Ekajaya, ia mempunyai cara supaya produk pertaniannya direspon secara positif oleh masyarakat luas. Diantaranya ia rajin mempromosikan hasil pertaniannya dalam berbagai pameran. Hal ini juga menjawab berbagai permasalahan pengusaha agribisnis yang lain, diantaranya mengeluhkan kenapa produknya kurang direspon pasar. Chandra Ekajaya memberikan keterangan bahwa salah satu penyebab utama adalah teknologi produksi yang digunakan oleh pengusaha tersebut sering tidak terukur. Baik dalam keterjangkauan ataupun kebermanfaatan. Tidak selalu yang canggih merupakan hal yang dibutuhkan.

Pengusaha Daging Ayam Selain Ayam Kampus

Generasi milenial bisa disebut sebagai generasi food hunter. Mereka sangat keranjingan dengan dunia kuliner. Baik sebagai produsen maupun konsumen. Sejak zaman dahulu hingga beberapa dekade ke depan, makanan masih merupakan kebutuhan utama manusia. Hanya saja, seiring dengan perkembangan zaman, muncul berbagai variasi makanan yang ditawarkan oleh para pengusaha makanan untuk mencari perhatian dan menarik pelanggan. Salah satu menu favorit orang Indonesia adalah daging ayam. Bila orang Malang peka, maka sejak tiga bulan yang lalu di jalan Pangudi Luhur ada tempat makan yang sangat asyik bernama Meat Chicken. Berbagai daging ayam ditawarkan dengan varian rasa sambal. Ada manis, gurih, asin, keju, krispi, dan sebagainya. Hal yang menjadi perhatian utama dari Meat Chicken adalah dari sisi pemilihan. Mereka menggunakan daging-daging pilihan. Lalu yang berbeda adalah cara penyajiannya. Tetapi bagi orang Indonesia justru yang paling menentukan enak tidaknya daging ayam adalah saus sambalnya. Ini faktor yang paling penting.

Pengusaha Daging Ayam Selain Ayam Kampus

Banyak para pengusaha yang berkunjung ke Meat Chicken untuk menjajal kelezatan daging dan sambalnya. Salah satu yang datang saat acara launching adalah pengusaha Chandra Ekajaya. Ia mengatakan bahwa olahan rasa yang ditawarkan di restoran cepat saji tersebut sangat banyak. Diantaranya keju, seledri, teriyaki, sapi panggang, dan sebagainya. Untuk persoalan harga bisa dikatakan harganya sangat terjangkau, karena memang yang menjadi sasaran adalah para mahasiswa. Untuk suasananya sangat menyenangkan dan romantis. Dengan lampu yang remang, kemudian pemilihan cat dinding yang pas serta pemasangan berbagai atribut sangat mendukung suasana. Apalagi alunan musik yang dipilih pun sangat cocok dengan semangat anak muda. Sehingga banyak anak muda yang ingin berlama-lama ingin nongkrong di sana. Dari pengamatan Chandra Ekajaya, secara sekilas kebanyakan pengunjung adalah para mahasiswa dan masyarakat umum. Mereka sangat senang memesan menu makanan yang pedas. Untuk melihat menu-menu lainnya, Meat Chicken juga menyediakan katalog menu di akun media sosial mereka. Sehingga masyarakat bisa melihat menu tersebut dan memilih di rumah, karena Meat Chicken juga menyediakan jasa delivery order.

 

 

Tahu Ikan, Inovasi Tahu Bahan Tambahan Ikan

tahu ikan

Kualitas air memang sangat berpengaruh pada lingkungan industri, terutama industri makanan. Dengan memanfaatkan kualitas air di kampung halamannya yang memiliki kandungan mineral sangat tinggi, di tahun 2011 Chandra Ekajaya mencoba merintis usaha tahu rumahan setelah mengetahui jumlah konsumsi tahu dan tempe di daerahnya cukup tinggi selain olahan laut.

Tak tanggung-tanggung, untuk membesarkan usaha tahu yang Ia beri nama “Tahu Ikan” ini, Chandra Ekajaya sengaja mendatangkan sebagian besar pengrajin tahu dari Bandung. Namun bukan itu saja langkah yang diambil Chandra Ekajaya untuk membesarkan usaha tahu, ia juga memberikana kesempatan kerja bagi masyarakat lokal sehingga kolaborasi antara warga sekitar dan tenaga ahli yang ia datangkan dari Bandung bisa menghasilkan tahu alami yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat dan berkualitas.

tahu ikan

Saat ini Tahu Ikan tidak hanya memproduksi satu jenis tahu, untuk memenuhi permintaan pasar ia mulai menambah varian produk seperti tahu bola ikan, tahu krispi ikan,nugget tahu ikan, tahu pong ikan dan tahu magel ikan. Selama ini Chandra Ekajaya menggunakan bahan-bahan alami, termasuk pewarnaan dengan kunyit dan daging ikan asli sehingga Tahu Ikan tergolong tahu alami. Terkait dengan pemasaran, Suryo mengatakan bahwa sekarang ini Tahu Sari memperkuat pasar di level dua. Artinya harga tahu masih masuk di kalangan konsumsi banyak orang namun dikemas dengan cara yang higienis dan dilengkapi dengan sertifikat halal dari MUI serta ijin resmi dari Dinas Kesehatan setempat.

“Kami mengirimkan produk kami ke pasar-pasar tradisional, dimana kita sebut sebagai agen kami. Kedepan kami sedang mengembangkan project pemasaran baru, door to door yaitu dari pabrik langsung ke end user atau ke konsumen sehingga lebih efisien,” tambahnya.

Ia juga memberikan kesempatan bagi warga yang ingin berjualan Tahu Ikan, ia memberikan seragam dan Bronjong (kanvas) untuk memasarkan Tahu Ikan di areal mereka dari pintu ke pintu. Termasuk bagi para pedagang sayur keliling, masyarakat yang ingin menjadi agen juga dipersilahkan untuk mengelola pedagang eceran, karena pada prinsipnya Chandra Ekajaya ingin setiap mitra usahanya bisa tumbuh bersama untuk mendapatkan tambahan penghasilan di bawah bendera yang sama yaitu PT Ocean Sea Nutrition.