Yohanes Chandra Ekajaya Nikmati Bisnis Kopi

Saat ini komunitas kopi sudah sangat terkenal dan mendunia. Bila pada zaman dahulu kopi hanya diidentikkan sebagai pengganjal kantuk, kini menurut Yohanes Chandra Ekajaya kopi dijadikan sebagai sebuah wahana atau sebab untuk berkumpul sesama teman. Dalam kumpulan itu banyak orang yang bercakap-cakap, ngobrol, dan diskusi.

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Kopi

Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai sebuah warung kopi yang bernama Yorchan Cafe. Warung kopi atau cafe ini menjadi tempat bagi masyarakat, terutama muda-mudi untuk bergosip, diskusi, bercakap tentang bisnis, hingga menjadi sebuah obyek wisata. Peluang ini sudah banyak dilihat oleh masyarakat, maka jumlah warung kopi di kabupaten Wonosobo pun sudah banyak.

Yohanes Chandra Ekajaya Bubuk Kopi

Unggulan utama dari Yorchan Cafe milik Yohanes Chandra Ekajaya adalah racikan kopinya yang sangat sempurna. Ia selalu siap dan sigap dalam mengangkat teko yang terbuat dari bahan kuningan. Ia pun sangat lhai dalam menuangkan racikan kopinya dengan model tarikan yang panjang. Maka hasilnya pun sangat memuaskan. Kopi robusta yang sangat nikmat.

Kopi robusta yang sudah diracik oleh Yohanes Chandra Ekajaya biasanya menghamburkan aroma harum yang merangsang selera pengunjung. Setelah itu kopi diseduh secara serius dan ia pun menuangkap kopi panas ke cangkir-cangkir kecil di depannya. Sehingga rasa kopi yang ditawarkan olehnya benar-benar langsung dari teko yang masih panas. Maka rasanya pun sangat enak.

Yohanes Chandra Ekajaya Kopi Nikmat

Menurut keterangan Yohanes Chandra Ekajaya, dalam satu hari ia bisa menyeduh kopi hingga mencapai 700 cangkir. Dalam artian, pengunjung Yorchan Cafe dalam satu harinya bisa mencapai 500-700 orang. Ia sendiri pun tidak pernah menyangka warung kopi miliknya akan seramai itu. Pada saat mendirikan, ia hanya menargetkan 50 pengunjung setiap harinya.

Bahkan warung kopi milik Yohanes Chandra Ekajaya yang bernama Yorchan Cafe ini sering disinggahi oleh wisatawan-wisatawan asing. Seperti Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Taiwan, Tiongkok, Rusia, dan masih banyak lagi. Setiap harinya ia selalu menghabiskan 6-7 kilogram kopi bubuk setiap harinya. Ia selalu menggunakan kopi lokal, karena ia sangat mencintai produk kopi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *